Penemuan Mayat
Penemuan Mayat Laki-laki Posisi Tiarap Tanpa Baju, Ada Beberapa Luka Tusuk
Mayat laki-laki yang ditemukan tanpa baju dan berlumuran darah tersebut bernama Riduan (25) warga Kampung Jawa, Gang Keluarga, Martapura.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ditemukan mayat laki-laki hari ini Rabu (19/08/2020) Pukul 02.18 Wita dini hari.
Tubuhnya penuh darah dengan posisi tiarap tanpa baju.
Diduga korban penganiayaan.
Mayat itu ditemukan di Pasar Batuah Martapura Kalimantan Selatan.
• Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 H, Berikut Ucapan dengan Kata-kata Mutiara
• Daftar Daerah di Indonesia Berpotensi Hujan Hari Kamis 20 Agustus 2020
• GEMPA BUMI Pukul 09.09 WIB Hari Ini Rabu 19 Agustus 2020, Ini Lokasi dan Kekuatannya
Mayat laki-laki yang ditemukan tanpa baju dan berlumuran darah tersebut bernama Riduan (25) warga Kampung Jawa, Gang Keluarga, Martapura.
Kasat Reskrim Polres Banjar, Rizky Fernandez saat dihubungi mengatakan saat ini jajaran anggota unit Reskrim dari Polres Banjar masih melakukan penyelidikan di lapangan.
"Anggota kita sudah turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat ini," ungkapnya.
Rizky mengatakan informasi penemuan mayat ini diperoleh melalui grup emergency.
Mayat ditemukan tergeletak di Jalan Kayutangi, Pasar Kasbah Martapura.
"Pihak PMI dan EBR (Emergency Banjar Response) sudah melakukan evakuasi malam tadi dan membawa mayat laki-laki tersebut ke kamar jenazah RSUD Ratu Zalecha Martapura," tegasnya.
"Kita tunggu hasil visum dan otopsi," lanjutnya.
Riduan (25) ditemukan tewas dengan cara tak wajar,
Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Rizky Fernandez mengatakan dugaan sementara adalah korban penganiayaan
"Dugaan sementara yang kami dapat, mayat tersebut merupakan korban penganiayaan,” ungkapnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (19/8/2020).
Rizky mengatakan dari hasil penyelidikan pihak Reskrim Polres Banjar tidak ada barang-barang yang hilang dari korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/penemuan-dan-evakuasi-jasad-mayat-laki-laki-oleh-tim-ebr-banjar-23623.jpg)