Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Subu Paputungan Hilang di Kebun

Sudah 2 Warga Bolsel Hilang Terseret Banjir

Subu Paputungan (96) warga Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolsel, bukanlah yang pertama hanyut terseret arus sungai

Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Proses pencarian warga Kombot yang hilang, Rabu (19/8/2020) di Sungai Kombot. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Subu Paputungan (96) warga Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolsel, bukanlah yang pertama hanyut terseret arus sungai.

Beberapa waktu lalu, Sangadi (Kepala Desa) Bakida Reslan Ibrahim juga hilang terseret sungai.

Bahkan hingga saat ini Sangadi Reslan Ibrahim belum berhasil ditemukan.

Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurnianto membenarkan jika ada 2 warga Bolsel yang hanyut.

"Untuk Kepala Desa memang sampai saat ini belum ditemukan," aku dia.

Sedangkan untuk warga Kombot Timur, pihaknya masih terus melakukan pencarian.

"Sampai hari ini masih terus dilakukan pencarian," tegasnya.

BREAKING NEWS,  Warga Kombot Timur Bolsel Hilang saat ke Kebun, Dikabarkan Terseret Arus Sungai

Warga Temukan Keranjang hingga Sandal Jepit Subu Paputungan, Diduga Terseret Air Sungai

Pengamat Sebut Semua Calon di Pilwako Manado Punya Peluang Menang

Dilarang ke Kebun

Sebelum hanyut terseret sungai, keluarga dari Subu Paputungan sempat melarang korban ke kebun.

Hal ini dikatakan oleh Frangki Gobel salah satu keluarga dari korban.

Menurut Frangki, awalnya sang kakek sudah dilarang untuk pergi ke kebun.

"Sudah saya larang, tapi kakek memaksa ke kebun," ujarnya.

Ia juga sempat memiliki perasaan tak bagus, saat sang kakek pergi ke kebun.

"Kakek keluar dari jendela, dan langsung menuju kebun," aku dia.

Setelah 2 hari tak pulang ke rumah, pihak keluarga lalu mengecek korban ks ke kebun.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved