Subu Paputungan Hilang di Kebun
Sebelum Hanyut, Warga Kombot Sempat Dilarang ke Kebun
Sebelum hanyut terseret sungai, keluarga dari Subu Paputungan sempat melarang korban ke kebun
Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
IKUTI INSTAGRAM TRIBUN MANADO:
Barang Bawaan
Pihak Kepolisian dan TNI terus melakukan pencarian terhadap Subu Paputungan (96) warga Kombot Timur, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolsel, yang dikabarkan hanyut di sungai.
Setelah melakukan pencarian selama beberapa jam, mereka kemudian menemukan beberapa barang bawaan korban yang sering dibawa ke kebun.
Barang tersebut seperti keranjang, sarung parang, sandal jepit, senter kepala, jam dinding, kacamata, kantong beras, baju, dan payung.
Babinsa Kombot Timur Serda Wahyudin membenarkan temuan tersebut.
"Iya tadi kita temukan tersangkut di tepi sungai," ujarnya ketika dihubungi Tribun Manado.
• Sekretaris PPI Sulut Sempat Deg-Degan di Kantor Bupati Minsel, Ini Penyebabnya
• Bawaslu Manado Temukan 111 Rumah Pemilih Belum Dilakukan Coklit
• Dilantik Presiden Jokowi, Ini Nama-nama Anggota Kompolnas 2020-2024, Mahfud MD Sebagai Ketua
Ia menambahkan atas temuan tersebut, pihaknya menduga jika korban terseret air sungai.
"Karena semalam hujan deras dan air sungai juga sempat meluap," tegasnya.
Sebelumnya diketahui, Sempat pamit menuju ke kebun beberapa hari lalu.
Subu Paputungan (96) warga Desa Kombot Timur, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolsel dikabarkan hilang terseret sungai, Rabu (19/8/2020).
Menurut Sangadi (Kepala Desa) Djahadin Damopolii, korban terakhir dilihat pada Senin (17/8/2020).
Saat itu, korban pamit untuk melihat tanamannya di kebun.
• Pembayaran Gaji 13 di Bolmong Masih Berproses
"Terakhir dilihat 2 hari lalu, tapi sampaui sekarang belum ditemukan," ujarnya ketika dihubungi Tribun Manado.
Pihak pemdes lalu meminta bantuan aparat kepolisian dan TNI untuk melakukan pencarian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/warga-ikut-mencari-subu-paputungan-yang-hanyut-terseret-sungai-rabu-1982020.jpg)