Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Dunia

2 Merek Vaksin Ini Sudah Kantongi Izin, Patennya Memupus Tuduhan AS

Dua negara mengklaim berhasil menciptakan vaksin virus corona/Covid-19.

Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Direktur Utama PT Bio Farma Iskandar memperlihatkan vaksin produk Bio Farma, saat jumpa pers terkait vaksin palsu di kantor Bio Farma, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Kamis (30/6/2016). Bio Farma telah melakukan koordinasi dengan Bareskrim, Kementerian Kesehatan, Badan POM, dan distributor resmi vaksin Bio Farma, berdasarkan pengamatan fisik, kemasan, dan hasil uji laboratorium, vaksin yang diduga palsu adalah asli, atau tidak dipalsukan. Masyarakat agar tidak ragu untuk mengimunisasi putra putrinya dengan vaksin yang menjadi program pemerintah, baik di rumah sakit, puskesmas, posyandu, maupun di klinik. 

Keberhasilan China dalam menanggulangi infeksi Covid-19 telah menyulitkan pihaknya untuk melakukan percobaan

vaksin berskala besar.

Sejauh ini hanya beberapa negara telah sepakat untuk bekerja sama.

"Kami menghubungi Rusia, Brazil, Chili dan Arab Saudi (untuk uji klinis tahap III), dan itu masih dalam diskusi," Qiu Dongxu,

Direktur Eksekutif dan pendiri CanSino, dalam konferensi pers pengembangan obat anti-virus di Suzhou, di Timur China.

Dia mengatakan uji klinis fase III kemungkinan akan segera dimulai dan perusahaan berencana untuk

merekrut 40.000 sukarelawan.

Kandidat vaksin Covid-19 buatan mereka, Ad5-nCov, menjadi yang pertama di China melakukan tahap

pengujian kepada manusia pada bulan Maret lalu.

Namun kini menjadi tertinggal dari vaksin-vaksin lainnya dalam hal kemajuan percobaan.

Dua vaksin eksperimental yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech dan China National Pharmaceutical

Group (Sinopharm) sudah disetujui untuk uji klinis tahap III.

Qiu mengatakan uji kliniz tahap II yang melibatkan 508 orang telah membuahkan hasil "jauh lebih baik"

dari tahap I terkait keselamatan dan kemampuan untuk memicu respons imun.

Namun sayang dia tidak mengungkapkan bukti tertentu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved