Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Dunia

Menteri Dalam Negeri Filipina 2 Kali Positif Covid-19 dalam 5 Bulan

Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ano, yang termasuk pelopor tanggapan virus corona di sana, menyatakan dia positif virus corona lagi pada Sabtu

(Pixabay/Tumisu)
Ilustrasi virus corona - Update Corona Global 13 Juli 2020: Tembus 13 Juta, Amerika Serikat Laporkan 3,4 Juta Infeksi dan 7,5 Juta Kematian 

Lockdown selama 2 minggu di Manila dan empat provinsi sekitarnya itu akan berakhir pekan ini.

Jumlah kasus Covid-19 di Filipina telah melonjak di atas 160.000, tertinggi di Asia Tenggara.

Angka kematian akibat virus corona di Filipina mencapai lebih dari 2.600, dan lebih dari seperempat total kasusnya masih aktif sampai sekarang.

Kementerian Kesehatan dan Tenaga Kerja telah memerintahkan orang-orang untuk memakai masker dan pelindung wajah di tempat kerja mereka, setelah merebaknya wabah di sejumlah kantin kantor.

Ramalan Zodiak Kesehatan Selasa 18 Agustus 2020: Libra Kontrol Emosi, Scorpio Jangan Ragu ke Dokter

Kasus Covid-19 di Filipina Tertinggi di Asia Tenggara

Kasus Covid-19 di Filipina saat ini telah mencapai hampir 120.000 kasus, melampaui Indonesia sebagai negara terbesar terdampak pandemi virus corona di kawasan Asia Tenggara.

Padahal, menurut laporan yang dilansir dari Bloomberg pada Kamis (6/8/2020), Filipina merupakan negara di Asia Tenggara yang melakukan lockdown terlama dan terketat.

Pada pekan ini, pemerintah Filipina tengah melakukan lockdown kembali di ibu kota dan daerah sekitarnya untuk menekan penyebaran virus corona, meski ketahanan ekonomi sudah sangat tertekan, menyusut 16,5 persen dibandingkan pada kuartal II tahun lalu.

Lonjakan kasus virus corona yang terjadi di Filipina tersebut, berangkat dari kebijakan pelonggaran lockdown yang dilakukan terlalu dini.

Berakibat terjadinya gelombang kasus infeksi baru yang terjadi saat ini, seperti yang melandar negara lainnya di Asia dan sebagian Eropa.

Di Filipina, lonjakan kasus virus corona dipicu juga karena kesalahan pengetesan dan kegagalan menerapkan protokol karantina terhdap 100.000 lebih pekerja yang pulang dari negara lain.

Setelah mengalami lockdown ketat dari pertengahan Maret sampai akhir Mei, Filipina membuka kembali aktivitas normal di ibu kota, meski kasus virus corona masih bertumbuh hingga 1.000 tiap harinya.

Ketika orang-orang kembali ke kantor dan keluarga berkumpul lagi, infeksi melonjak 500 persen dalam lebih dari dua bulan pelonggaran sebelum pemerintah memberlakukan kembali lockdown minggu ini.


Filipina melaporkan 3.561 kasus infeksi virus corona baru pada Kamis (6/8/2020), sehingga membuat total kasusnya menjadi 119.460, melampaui 118.753 kasus yang ada di Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved