Belum Putuskan Calon di Manado dan Boltim, Tumbelaka Sebut PDIP Sulut Sangat Hati-Hati

Direktur Tumbelaka Institute Taufik Tumbelaka menilai, menghadapi Pilkada Serentak di Sulut 2020, PDI Perjuangan memasang target maksimal.

Penulis: Nielton Durado | Editor:
Istimewa
Taufik Tumbelaka 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) gagal mengeksekusi dua pasangan calon.

Harusnya DPP PDIP mengumumkan balon Manado Boltim dan Tomohon beberapa waktu lalu.

Namun Partai berlambang banteng moncong putih itu hanya umumkan paslon Caroll Senduk dan Wenny Lumentut sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Tomohon.

Direktur Tumbelaka Institute Taufik Tumbelaka menilai, menghadapi Pilkada Serentak di Sulut 2020, PDI Perjuangan memasang target maksimal.

Warga Mulai Cium Bau Busuk di Pantai Bakida, Camat : Belum Tentu Itu Bau Bangkai

RUMOR TRANSFER Cristiano Ronaldo ke Barcelona? Sudah Ditawarkan ke Klub Lain, Termasuk Barcelona

Pasalnya PDIP berambisi menyapu bersih kemenangan di Pilgub Sulut, dan di Pilkada di 7 Kabupaten/Kota.

“Oleh karenanya nampak PDI Perjuangan Sulut bekerja extra hati-hati dalam ‘meramu’ duet pasangan bakal kandidat yang akan dijagokan,” katanya ketika dihubungi Tribun Manado, Jumat (14/8/2020).

Menurutnya, di antara semua pilkada di Sulut, nampaknya selain Tomohon, di Manado dan Boltim, PDIP Perjuangan melakukan kalkulasi yang sangat extra.

Dikarenakan akan menghadapi kekuatan bakal kandidat yang memiliki vote getter kepala daerah yang sedang berkuasa selama dua periode.

Dan Manado serta Boltim merupakan pertarungan sulit bagi PDI Perjuangan.

Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasi Infeksi Kulit

Barcelona Vs Bayern Muenchen, Ini Jadwal dan Link Live Streaming Liga Champions Dini Hari Nanti

“Dalam menghadapi pilkada di Manado dan Boltim, PDI Perjuangan juga kesulitan menemukan figur yang relatif sangat kuat guna memperbesar probabilitas kemenangan,” beber Tumbelaka.

Ditambahkan, pada dua daerah itu, kesulitan terbesar adalah kurangnya kader andalan yang benar-benar menonjol.

“Dan khusus untuk PDI Perjuangan di Manado, menghadapi sejarah politik. Dimana tidak mencapai hasil maksimal atau tidak meraih ‘juara’ dalam pilkada,” tutup Tumbelaka.(Nie)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved