Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Dunia

Perusahaan Farmasi Dunia Gunakan Metode Tradisional dan Baru untuk Pengembangan Vaksin Covid-19

Sejumlah metode untuk pengembangan vaksin virus corona/Covid-19 dilakukan perusahaan farmasi dunia.

Editor: Alexander Pattyranie
Freepik.com/Grid.id
Ilustrasi vaksin virus corona 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Sejumlah metode untuk pengembangan vaksin virus corona/Covid-19 dilakukan

perusahaan farmasi dunia.

Namun, ada dua metode utama yang difokuskan.

Yakni metode tradisional dan baru.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama Lipotek Australia Dr Ines Atmosukarto.

Cara tradisional adalah dengan menginaktivasi vaksin lalu diperbanyak.

Ines mengatakan cara itu dilakukan oleh perusahaan farmasi asal China, Sinovac.

"Jadi untuk vaksin tersebut, maka virus tersebut diperbanyak dengan menggunakan suatu sel di dalam tabung kemudian virus

itu diinaktivasi, virus yang diinaktivasi ini yang akan menjadi vaksin," ujar Ines dalam webinar yang di laman Youtube

Katadata Indonesia, Jumat (14/08/2020).

Vaksin Sinovac saat ini sedang memasuki fase ketiga uji klinis yang dilakukan di Indonesia.

Sementara metode lain yang masuk kategori baru adalah dengan menggunakan vaksin rekombinan.

Metode ini dengan mengambil bagian dari Covid-19 dan dimasukan ke dalam suatu virus lainnya.

"Kemudian virus ini yang menjadi vaksin. Nah virus pengantar ini dipilih tentunya karena dia tidak menimbulkan penyakit,

yang tidak menimbulkan suatu efek terhadap sistem respiratori misalnya, tetapi dia bisa mensimulasi imun

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved