News
Produksi Rompi Antipeluru, Kabaharkam Polri: Kami Memesan 3.000 pcs, Buatan Anak Bangsa
Cek pesanan produk buatan anak bangsa. Diketahui PT. Mulia Knitting memproduksi Rompi antipeluru.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Cek pesanan produk buatan anak bangsa.
Diketahui PT. Mulia Knitting memproduksi Rompi antipeluru.
Terkait hal tersebut, Kabaharkam langsung memesan 3.000 pcs.
• Pedagang Tradisional Tahuna Pakai QRIS, Bupati JEG Cerita Latar Belakang Pastane
• Seorang Ibu Kaget Saat Tahu Isi Karung yang Tergeletak di Rumahnya, Sang Anak Ditangkap Polisi
• 5 Aktor Dunia Dengan Bayaran Termahal, Ada yang Dibayar Hingga Triliunan Rupiah
Rompi antipeluru itu diproduksi di Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.
Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Agus Andrianto bersama Pejabat Utama Korsabhara melihat langsung pembuatan rompi anti peluru Kamis (13/8/2020).
Dalam kunjungan itu Agus melihat kekuatan rompi anti peluru yang diproduksi sendiri oleh anak bangsa.
Rompi antipeluru modern itu tidak lagi dilapisi dengan baja sehingga tidak berat ketika dipakai oleh personil polisi.
"Kami memesan 3.000 pcs rompi anti peluru buatan anak bangsa. Kedepannya mungkin kami akan terus memesan perlengkapan Polri yang dibuat sendiri oleh anak bangsa," ujar Agus di tengah kunjungannya.
Bukan tanpa sebab Polri memesan perlengkapan dari perusahaan dalam negeri.
Menurutnya, hal ini sebagai bukti bahwa Polri benar-benar mendukung produk dalam negeri yang mulai bersaing dengan produk asing.
"Bila produk dalam negeri lebih baik secara kualitas daripada produk luar negeri, buat apa kita beli produk luar negeri? Selain itu kami akan dorong terus agar kualitas produk dalam negeri semakin baik," jelas Agus.
Selain itu, pembelian produk dalam negeri juga sebagai arahan dari Presiden Joko Widodo.
Dimana Presiden secara tegas intruksikan kepada pimpinan kementerian/lembaga melakukan kerja luar biasa (extra ordinary atau tidak linier) dalam menangani krisis dalam negeri karena Pandemi Covid-19.
Maka dari itu, sebagai upaya penguatan konsumsi dalam negeri, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memerintahkan jajaran kepolisian untuk mengutamakan produk dalam negeri dalam pengadaan barang atau jasa di lembaga Polri.
"Bapak Kapolri juga telah memerintahkan penggunaan produksi dalam negeri untuk keperluan Almatsus Polri. Kami juga yakin kualitas produk dalam negeri tidak kalah dengan produk luar negeri," kata Agus Andrianto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/rompi-antipeluru-produksi-anak-bangsa.jpg)