Update Virus Corona Dunia
Peringatan WHO Terkait Covid-19: Tunda Rutinitas Pemeriksaan Gigi hingga Bahaya Nasionalisme Vaksin
total infeksi virus corona secara global sebanyak 20.521.644 kasus, dengan jumlah kesembuhan 13.441.743 pasien, dan 745.918 orang meninggal dunia.
TRIBUNMANADO.CO.ID, NEW YORK - Hingga kini wabah virus corona atau Covid-19 masih mengintai dunia.
Merujuk data real time worldometers, hingga Rabu (12/8/2020), total infeksi virus corona secara global sebanyak 20.521.644 kasus, dengan jumlah kesembuhan 13.441.743 pasien, dan 745.918 orang meninggal dunia.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terus berupaya menekan penyebaran Covid-19.
Sejumlah peringatan secara global terkait sejumlah hal yang berkaitan dengan virus corona pun disebar.
Berikut sejumlah peringatan WHO terkait Covid-19:
1. Tunda rutinitas pemeriksaan gigi
WHO baru-baru ini memberikan warning terkait penundaan perawatan gigi rutin karena risiko Covid-19.
Dilansir dari Straits Times, (12/8/2020), meskipun saat ini tidak ada data mengenai penyebaran virus corona dari tindakan dokter gigi, namun penelitian lebih lanjut mengungkapkan prosedur umum yang menghasilkan partikel kecil yang mengambang berpotensi menyebabkan infeksi jika terhirup.
Potensi tersebut termasuk berasal dari semprotan udara/air tiga arah, peralatan pembersih ultrasonik yang menghasilkan endapan dari permukaan gigi, dan pemolesan gigi.
"Panduan WHO merekomendasikan dalam kasus penularan komunitas untuk memprioritaskan kasus oral yang mendesak atau darurat, untuk menghindari atau meminimalkan prosedur yang dapat menghasilkan aerosol, memprioritaskan serangkaian intervensi klinis yang dilakukan dengan menggunakan instrumen dan tentu saja untuk menunda rutinitas yang tidak penting. perawatan kesehatan mulut," ujar petugas gigi WHO, Benoit Varenne.
Ia menambahkan, kemungkinan Covid-19 ditularkan melalui aerosol, partikel mikro atau partikel udara. Menurutnya, fasilitas gigi harus memiliki ventilasi yang memadai untuk mengurangi risiko penyebaran virus dalam pengaturan tertutup Meski begitu, hal ini masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikannya.
2. Covid-19 dapat bertahan di udara (airborne)
Pada awal Juli 2020, WHO resmi mengeluarkan pernyataan bahwa virus corona dapat bertahan di udara atau airborne dalam ruangan tertutup.
Dengan kondisi itu, virus corona juga dapat menular dari satu orang ke orang lain.
Dalam pernyataan resminya, WHO mendefinisikan penularan melalui udara sebagai penyebaran agen penular yang disebabkan oleh penyebaran aerosol yang melayang di udara dalam jarak dan waktu yang lama.