Kisah
Nama Es Teler Muncul saat Seorang Mahasiswa Minum Es Campur, Begini Kisahnya
Berawal dari seorang pembeli yang minta dibuatkan es campur versinya sendiri kepada Samijem, barangkali es teler tidak mungkin ada.
Daging kelapa dan nangka menyembul di permukaan gelas sedangkan es dan kelapa kocoknya menggoda untuk segera disedot. Slurp!
Ini merupakan pemandangan yang cantik banget di siang bolong.
Berbeda dengan es buah yang melimpah dengan aneka buah, es teler sebenarnya hanya terdiri dari komposisi kelapa, nangka, alpukat, kental manis dan sirup gula.
Pengelola Es Teler Sari Mulia Asli, Siswadi (54), yang masih keponakan dengan pemiliknya Ibu Samijem Darmowiyono (80), mengatakan sirup gula racikan sendiri yang membuat rasa manisnya khas.
Itu yang menjadi kunci kenikmatan es telernya.
Ciri khas lainnya yang menarik adalah es teler ini menggunakan gelas bukan mangkok.
Ibaratnya seperti menggerogoti daging yang masih menempel pada tulang.
Menurut Siswadi, saking penuhnya dalam satu gelas, menyendok buah nangka atau kelapa di dalam gelas menjadi tantangan tersendiri.
Susah-susah gampang. Ketika berhasil mengambil potongan nangka dari dalam gelas yang penuh dengan isian berbalas sebuah kenikmatan.
Es teler juga menggunakan es batu berbentuk persegi bukan diserut.
"Es teler itu pakai es batu bukan es serut. Biar enggak langsung cair. Kalau cair kenikmatannya berkurang," ucap Siswadi.
Namun, kalau mau memesan es teler di mangkok juga bisa.
Selain es teler, menu ayam bakarnya juga layak dicoba.
Semenjak pindah Jalan Pegangsaan Barat dekar Kantor Kecamatan Menteng, Es Teler Sari Mulia Asli mulai menjual menu ayam bakar.
Namun, menu ayam bakar itu baru populer setelah pindah ke kompleks Metropole tahun 1987.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/es-teler-3473473.jpg)