Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kader Partai Gerindra Desak Prabowo Subianto Maju Pilpres 2024

Prabowo Subianto kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Gerindra periode 2020-2025.

Editor: Ventrico Nonutu
AP/Vincent Thian
Prabowo Subianto 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Prabowo Subianto kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Gerindra periode 2020-2025.

Penetapan tersebut dilakukan dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra yang dilaksanan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020).

Tak hanya sebagai ketua umum, Prabowo juga ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Penetapan ini sekaligus menjadikan Prabowo sebagai pimpinan partai tersebut untuk periode kedua. Setelah sebelumnya partai ini dipimpin oleh Suhardi.

• BACA: Fadli Zon Diprediksi Bertahan di Kepengurusan Gerindra, Pengamat: Fungsinya Menyerang Lawan

• BACA: Prabowo Subianto Belum Pasti Maju di Pilpres 2024, Ahmad Muzani Ungkap Alasannya

"Atas nama pimpinan sidang Kongres Luar Biasa, kami mengucapkan syukur alhamdulillah dan memberikan syukur dan doa kepada Pak Prabowo Subianto untuk memimpin kami kembali selama lima tahun," kata Muzani dalam video yang diterima Kompas.com dari pengurus DPP Partai Gerindra.

Prabowo awalnya menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina saat partai tersebut berdiri pada 2008.

Namun pada 2014, Prabowo ditetapkan sebagai Ketua Umum untuk menggantikan Suhardi yang saat itu tutup usia.

Prabowo Subianto dalam acara HUT Gerindra ke-12 di Halaman Kantor DPP Partai Gerindra - Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020)
Prabowo Subianto. (Gerindra TV/Youtube)

Sepak terjang Prabowo di Pemilu

Sebagai salah seorang deklarator, paling tidak sudah tiga kali Prabowo diusung Gerindra sebagai kandidat calon presiden maupun wakil presiden.

Pertama saat Pemilu 2009, Gerindra berkoalisi dengan PDI Perjuangan mengusung pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo. Namun, kala itu pasangan tersebut kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.

Selanjutnya pada 2014, garuda dan banteng pecah kongsi. Prabowo lebih memilih maju bersama Ketua Umum Partai Amanat Nasional saat itu, Hatta Rajasa.

Namun lagi-lagi, Prabowo harus mengakui keunggulan rivalnya, Joko Widodo-Jusuf Kalla yang diusung PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, Nasdem, dan Hanura.

Demikian halnya pada 2019. Prabowo yang berpasangan dengan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra, Salahudin Uno, harus kembali menelan pil pahit kekalahan pada pilpres tahun lalu.

Namun, berbeda dari dua pemilu sebelumnya, kali ini Gerindra justru menjadi bagian dari barisan pemerintahan di bawah kepemimpinan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Prabowo pun ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan di dalam Kabinet Indonesia Maju besutan Jokowi-Ma'ruf.

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto (KOMPAS.COM/ANDREAS LUKAS ALTOBELI)
Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved