Kecelakaan
Pilot Tewas, Pesawat Patah Terpisah Dua, Kecelakaan Terjadi Ketika Cuaca Buruk
Pilot pesawat diduga tewas, sementara hingga 60 orang masih belum dipastikan keadaannya.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pesawat Air India Express yang mengangkut 191 penumpang dalam perjalanan dari Dubai ke India alami kecelakaan.
Boeing-737 tergelincir di landasan saat mendarat di Bandara Calicut di Kerala, India.
Berdasarkan konfirmasi dari anggota parlemen Kerala, pilot pesawat diduga tewas, sementara hingga 60 orang masih belum dipastikan keadaannya.
• Kecelakaan Maut di Tol Cipularang, Pengemudi Anak-anak, Mobil Fortuner Ringsek Tabrak Pembatas Jalan
• Kecelakaan Maut Speedboat Tabrak Kapal Tongkang Batubara, 2 Penumpang Tewas di TKP, Pengemudi Hilang
Gambar insiden tersebut, yang diposting di media sosial lokal, menunjukkan pesawat itu pecah menjadi dua dengan puing-puing berserakan di landasan.
Seorang juru bicara Air India mengatakan, beberapa penumpang terluka dalam kecelakaan itu.
Kecelakaan itu terjadi di tengah hujan lebat sekitar pukul 19:40.
Peristiwa ini dikabarkan Hindustan Times dan Sputniknews.com, Jumat (7/8/2020) malam WIB
Dilansir dari Reuters, (8/8/2020), Boeing-737 ini terbang dari Dubai membawa orang-orang India yang telantar di luar negeri akibat pandemi Covid-19.
Kementerian Penerbangan Sipil India mengatakan ada 190 orang orang di pesawat, penumpang dan kru, dan 10 di antaranya adalah bayi.
Rekaman di televsi memperlihatkan petugas penyelamat bergerak di sekitar pesawat dalam kondisi hujan lebat.
Media melaporkan pesawat itu tergelincir dan hidung pesawat jatuh lebih dulu.
Kepala polisi negara bagian Kerala mengatakan setidaknya ada 15 orang tewas dan empat penumpang terjebak di puing-puing pesawat.
Kementerian Penerbangan Sipil menyatakan tidak ada kebakaran di pesawat.
Saluran TV lokal memperlihatkan para penumpang, beberapa terbaring di tandu dan tidak bergerak, dibawa ke rumah sakit dan dikelilingi tenaga medis yang memakai masker.
Air India Express AXB1344 merupakan penerbangan yang dioperasikan pemerintah untuk membawa pulang warga India selama ada pembatasan perjalanan karena wabah virus corona.
Ada jutaan warga India yang bekerja di wilayah teluk itu.
Menurut laporan NDTV, satu di antara korban tewas adalah Komandan Sayapa Deepak Vasant Sathe, salah satu Pilot Penerbangan IX-1344.
Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 7.40 waktu setempat di tengah hujan lebat.
Berdasarkan informasi situs pelacakan penerbangan FlightRadar24, pesawat berputar beberapa kali dan membuat dua kali percobaan pendaratan.
Legislator Shashi Tharoor mengatakan Bandara Kozhikode adalah salah satu bandara internasional terpenting di Kerala dan menangani banyak penerbangan dari luar negeri.
Perdana Menteri Narendra Modi mengungkapkan belasungkawanya.
"Sedih atas kecelakaan pesawat di Kozhikode. Belasungkawa saya untuk mereka yang kehilangan orang-orang tercintanya.
"Semoga yang terluka segera pulih," tulis Narendra Modi di akun Twitter-nya.
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pesawat Air India Tergelincir, Patah Terpisah Jadi Dua di Bandara Kerala, Pilot Tewas, https://surabaya.tribunnews.com/2020/08/07/pesawat-air-india-tergelincir-patah-terpisah-jadi-dua-di-bandara-kerala-pilot-tewas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pesawat-boeing-737-milik-air-india-express-mengalami-kecelakaan-saat-mendarat-65.jpg)