Breaking News:

Update Virus Corona Manado

Memutus Rantai Covid-19 di Manado, Mariya Mubarika Hadir dengan Gerakan Inisiasi

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut menerima kunjungan Staf Khusus Menteri Kesehatan RI bidang peningkatan SDM Kesehatan

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut menerima kunjungan Staf Khusus Menteri Kesehatan RI bidang peningkatan SDM Kesehatan dr Mariya Mubarika 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut menerima kunjungan Staf Khusus Menteri Kesehatan RI bidang peningkatan SDM Kesehatan dr Mariya Mubarika, menginisiasi Gerakan Perempuan Memutus Mata Rantai Covid-19 di beberapa kota di antaranya Surabaya, Kota Malang, dan Kabupaten Malang dan kini hadir di Kota Manado.

Dr Mariya Mubarika disambut Wali Kota bertempat di Taman Berkat (God Bless Park), kota Manado, Selasa (4/8/2020).

Gerakan ini sudah dilaunching di Kebumen pada 1 Juni 2020 dihari lahir Pancasila. Pada kesempatan tersebut Dr Mariya mengatakan, dalam launching gerakan ini di Malang pada 22 Juli 2020,  saat ini kunci pemulihan ekonomi rakyat terletak di kepatuhan dan kesiapan masyarakat menjalani protokol kesehatan dalam normal baru.

Hal itu disampaikan dr Mariya Mubarika  saat berbincang dengan Wali Kota Manado dan juga hadir dalam kesempatan tersebut, Tasripin SKM MKM ,  Kepala Subdit Lingkungan Kerja, Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga,  Joy Gabriel, Tenaga Ahli BigData Kemkes, Wahyu Sekar,  Staf TU Menkes, Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Manado, drg Sanil Marentek, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Manado dr Marini Kapojos.

Jaga Inflasi dan Insentif Petani, BI dan TPID Sulut Dorong Digitalisasi Pasar Tradisional

Diketahui gerakan yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan ini, akan bekerja sama dengan  TP PKK Kota Manado, sampai dengan Kecamatan, Kelurahan dan Lingkungan.

Gerakan ini juga untuk berjuang mengedukasi bersama dimulai dari dalam keluarga, sehingga melalui sosok ibu bisa menasehati keluarganya dan menjelaskan yang benar agar patuh terhadap protokol kesehatan, jika ada penularan itu artinya ada protokol yang dilanggar, karena protokol kesehatan itu dasar-nya adalah science dan sudah di uji coba.

Ibu juga harus mampu menyiapkan masker buat suami dan anak-anaknya ketika keluar rumah. Ini juga akan meningkatkan kepatuhan, jika semua anggota keluarga sebelum keluar rumah sudah disiapkan masker oleh ibunya, pasti patuh Karena ibu punya kekuatan untuk diikuti.

Sulut Terima Bantuan Kemenparekraf, Pelaku Pariwisata Terima 2.500 Paket

Wali Kota Manado GSVL, menyambut baik gerakan tersebut, khususnya terkait dengan sektor ekonomi masyarakat, bayangkan jika dalam era adaptasi kebiasan baru ini masyarakat tidak patuh dan tidak siap dengan protokol kesehatan.

GSVL juga katakan, tempat-tempat usaha yang baru dibuka tiba-tiba akan ditutup kembali karena tersebarnya kembali infeksi virus Covid-19 ini, bagaimana bisa pulih. Bisa jadi kondisinya lebih buruk dari serangan pandemi pertama di Indonesia.

"Gerakan ini sangat penting karena bukan perkara yang mudah merubah prilaku dan selalu menjaga imunitas, apalagi siap menyediakan masker setiap hari ketika keluar rumah, sehingga setiap keluarga harus diberikan edukasi yang membuat setiap keluarga paham dan bisa mewujudkan ini semua,” kata Wali Kota.

Anjing Pelacak Covid-19, Mampu Deteksi Virus dengan Akurasi 92 Persen, Direkrut Dubai untuk Ini

Menurutnya juga, dampak ekonomi ini sudah mempengaruhi kesehatan, menurunkan imunitas dan ujungnya mengancam nyawa. 

Menurutnya, WHO mengarahkan untuk berlakunya era adaptasi kebiasan baru yang di Indonesia diinisiasi oleh Presiden Jokowi sebagai peradaban baru.

"Maksudnya adalah agar tidak ada lagi korban baik dari terpapar virus maupun terdampak ekonomi yang ujung nya bisa mengancam nyawa juga," tambahnya lagi.

Jadi bagi Wali Kota, new normal baru maksudnya agar beraktivitas namun harus beradaptasi dengan kebiasaan baru, yakni mampu menjaga jarak dengan virus, di protokol kesehatan semua sudah diatur dengan jelas, tinggal diikuti saja, agar aktivitas bisa dijalankan tetapi tidak berisiko untuk terinfeksi covid-19. (Fis)

Bupati dan Kapolres Bolsel Pantau Desa yang Terisolasi Lewat Helikopter

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved