Ledakan di Beirut
Hassan: yang Bertanggung Jawab akan Menerima Akibatnya, Pemerintah Lebanon Lakukan Penyelidikan
Perdana Menteri, Hassan Diab, menyatakan penyebab ledakan tersebut disinyalir karena 2.750 ton amonium nitrat yang merupakan pupuk pertanian.
“Orang-orang bertanya kepada departemen darurat tentang orang-orang yang mereka cintai dan sulit untuk mencari di malam hari karena tidak ada listrik," kata Hasan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, mengatakan ada satu orang warga negara Indonesia yang luka namun kondisi sudah stabil.
"Ada satu WNI yang mengalami luka-luka (inisial NNE). Staf KBRI sudah berkomunikasi melalui video call dengan yang bersangkutan."
"Kondisinya stabil, bisa bicara dan berjalan," kata Faizasyah.
Dia menambahkan yang bersangkutan sudah diobati oleh dokter rumah sakit dan sudah kembali ke apartemennya di Beirut.
(KOMPAS.com/Danur Lambang Pristiandaru)
Artikel ini telah tayang di:
Kompas.com dengan judul "Ringkasan Ledakan yang Mengguncang Beirut, dari Jumlah Korban hingga Penyebabnya"
Tribunnews.com dengan judul Rangkuman Insiden Ledakan di Beirut Lebanon, Jumlah Korban Diperkirakan akan Terus Bertambah,