Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bolmut

Capai Angka di Bawah 20 Persen, Dinkes Bolmut Percepat Penanganan Stunting di 16 Desa

Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menggelar rapat bersama BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Capai Angka di Bawah 20 Persen, Dinkes Bolmut Percepat Penanganan Stunting di 16 Desa 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menggelar rapat bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka membahas percepatan penanganan Stunting di Kabupaten Bolmut bertempat di ruang rapat Bappelitbang Bolmut.

Dalam pertemuan tersebut membahas mengenai verifikasi indikator pencapaian terkait penyerapan yang selanjutnya disebut Disbursement Linked Indikator (DLI), atas Program Percepatan Pencegahan Stunting Kabupaten Bolmut Tahun Anggaran 2019.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Ali Dumbela mengatakan dalam kegiatan tersebut, BPKP akan memverivikasi pencapaian atas target tahun 2019 serta titik-titik krisis yang perlu mendapat perhatian pada penanganan stunting kedepan.

"Itu sementara dilakukan pembahasan, untuk DLI 2019 Bolmut masih dalam pemeriksaan dan akan diverifikasi," jelas Dumbela pada kesempatan tersebut.

Memutus Rantai Covid-19 di Manado, Mariya Mubarika Hadir dengan Gerakan Inisiasi

Sementara itu, Dinas Kesehatan telah merencanakan penanggulangan stunting tahun depan di beberapa titik-titik krisis yakni 16 Desa sebagai lokasi khusus (Lokus).

Dikatakan, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Gizi Dan Masyarakat Diatri Macpal, S.Gz menyampaikan bahwa berdasarkan rencana Program Dinas Kesehatan Bolmut menargetkan penurunan stunting untuk 2020 -2024 sebesar 19 persen.

"Berdasarkan pemantauan status gizi prevalensi stunting di Bolmut tahun 2019 berhasil turun hingga angka 15,30 persen," kata Macpal.

"Nah, Pemda Bolmut sendiri telah mencapai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan oleh World Health Organisation (WHO) di bawah 20 persen yaitu capaian Bolmut 15,30 persen,” jelasnya.

Diketahui pelaksanaan verifikasi oleh BPKP direncanakan selama sepuluh hari kerja dalam periode mulai tanggal 29 juli 2020 s/d 12 agustus 2020. (Mjr)

Sulut Terima Bantuan Kemenparekraf, Pelaku Pariwisata Terima 2.500 Paket

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved