Kecelakaan di Bolmong
2 Guru Muda di Bolmong Tewas Lakalantas, Rekan Kerja Syok, 'Kemarin Kami Masih Komunikasi di FB'
Sepeda motor Yamaha Mio bernopol DB 2359 DV yang dikendarai keduanya terkena batang pohon lantas tergelincir
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Manusia hanya bisa berencana, tapi Allah lah yang menentukan.
Rabu (5/8/2020) adalah hari yang cerah.
Bumi cukup menerima sinar matahari setelah hampir beberapa lamanya gelap dan basah oleh hujan.
Fahri Moko (30) dan Lasmini Nongune (28), dua orang guru MTs LP Ma'arif Toruakat, bergegas dari
arah Dumoga menuju ke Lolak.
Di sana ada pertemuan guru di salah satu sekolah.
Hari yang indah sesungguhnya bagi keduanya karena akan bertemu dengan rekan sejawat membahas
masalah pendidikan.
• Kecelakaan Maut, 2 Guru Muda Tewas, Fahri Baru Diangkat PNS, Lasmini Tes SKB CPNS Bulan Depan
Tapi takdir mengatakan lain, Itu hari nahas bagi keduanya.
Lewat Desa Inuai, sebuah pohon di sisi kiri mendadak roboh ke jalan.
Sepeda motor Yamaha Mio bernopol DB 2359 DV yang dikendarai keduanya terkena batang pohon lantas tergelincir.
Lasmini jatuh, sedang Fahri terjerembab bersama sepeda motor yang dikemudikannya ke pagar rumah penduduk, keduanya tewas di tempat.
Menyedihkan, petaka datang pada masa bahagia Fahri, juga Lasmini.
• 640 Penumpang KM Sinabung Dilakukan Rapid Test, 21 Reaktif
Fahri baru saja menerima SK 100 persen PNS penuh.
Ia peserta Latsar CPNS Bolmong tahun lalu. Sedang Lasmini, baru lolos tes SKD dan bakal
mengikuti tes SKB CPNS bulan depan.
Dunia pendidikan Bolmong pun memangku duka.
Kisah pilu itu segera menyebar dan memantik rasa keprihatinan yang mendalam warga BMR.
Simpati berdatangan di dunia maya dan nyata.
• Pria 25 Tahun Ini 10 Jam Bersembunyi di Puncak Kelapa, Polisi Terpaksa Menebang Pohon
Sejumlah teman dekat keduanya tak kuasa menahan air mata. "Slamat jalan kawan jalanmu jalan kami juga," kata Samsi.
Masih terngiang kata-kata Fahri kepadanya sebelum ikut tes SKB CPNS.
Yang membuatnya berduka lahir dan batin.
"Masih teringat jelas kata katanya sebelum kita ujian SKB dulu mari ambil air wuduh dan sholat duha agar semua berjalan lancarSemoga jannah amin," kata dia.

Yuli, teman dekat Lasmini, mengaku syok.
Ia tak menyangka komunikasi di FB kemarin adalah yang terakhir.
"Turut berduka cita inalillahi wainailaihi roziun semoga amal ibadah ibu Lasmini Nangune di terima di sisi Allah swt masih kecil ibu p anak au e. Kong kemarin masih sempat baku komen di fb ndak sangka itu yg terakhir baku tegur sapa," kata Yuli.
Christiane, rekan keduanya mengaku benar-benar kehilangan.
Sebut dia, keduanya benar-benar guru yang berdedikasi.
Rabu sore, sejumlah rekan-rekan Fahri sesama mantan Latsar CPNS 2019 mendatangi rumah duka.
Meski dari jauh, mereka bela-belain datang. Untuk memberikan penghormatan terakhir pada sahabat rasa saudara.
• Tim Kakorlantas Polri Supervisi Operasi Patuh Samrat 2020 di Polres Minsel
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Bolmong Umarudin Ambah menyatakan Pemkab
Bolmong turut berdukacita atas tewasnya dua guru tersebut.
Kepala Kemenag Bolmong Muhtar Bonde menyebut kedua guru gugur dalam pengabdian.
"Keluarga Besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bolmong menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Guru sekaligus Kepala dan bendahara pada MTs LP Ma'arif Toruakat. Keduanya meninggal dalam tugas kedinasan, dalam pengabdian dan integritas yg tinggi. Semoga husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan ikhlas dan tabah," kata dia. (Art)
• Tak Tahu Buah Markisa, Ardi Bakrie Tertawakan Nia Ramadhani, Istri Sandiaga Syok: Hah Kok Bisa?