Breaking News:

Update Virus Corona Bitung

640 Penumpang KM Sinabung Dilakukan Rapid Test, 21 Reaktif

640 Penumpang KM Sinabung yang turun di Pelabuhan Samudera Bitung menjalani tes cepat atau rapid test Covid 19 di dalam terminal, Rabu dini hari

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Suasana pemeriksaan cept atau rapid test ke ratusan penumpang yang turun di Pelabuhan Samudera Bitung dari KM Sinabung, Rabu dini hari. Terinformasi ada 7 ABK kapal yang terkonfirmasi positif covid-19 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - 640 Penumpang KM Sinabung yang turun di Pelabuhan Samudera Bitung menjalani tes cepat atau rapid test Covid 19 di dalam terminal, Rabu dini hari (5/8/2020).

Tes cepat dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bitung, sedangkan untuk tes suhu tubuh, diperiksa dokum traffic seperti health alert card dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bitung.

Menurut Pingkan Pijoh kepala KKP Bitung, mengapa dilakukan tes cepat untuk peningkatan kewaspadaan terhadap penumpang yang turun di Bitung.

"Terkait dengan informasi ada anak buah kapal (ABK) yang diduga terkonfirmai Positif Covid-19 sudah diturunkan di pelabuhan Manokwari untuk dilakukan isolasi," kata Pingkan, Selasa dini hari terminal penumpang.

Kapolres Minsel Perintahkan Anggotanya Berikan Pelayanan Cepat

Pingkan bilang dari informasi yang dia terima ada 8 orang ABK, ketika dilakukan tes cepat hasilnya reaktif kemudian diswab dengan PCR hasilnya 7 orang positif Covid-19.

Adapun untuk hasil pemeriksaan terhap 640 penumpang yang turun di Bitung, hasilnya ada di Dinas Kesehatan Bitung, dan untuk penumpang lanjutan akan terus ke pelabuhan lanjutan.

"KKP berharap kapal ini langsung terus ke home base-nya di Surabaya untuk menjalani karantina selama 14 hari sesuai dengan prosedur," tandasnya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung dr Jeannet Watuna dalam keterangannya terkait, tes cepat kepada ratusan penumpang dari KM Sinabung yang turun di Pelabuhan Bitung mengatakan, ada yang reaktif.

"Jumlah yang reaktif 21 orang empat diantara penumpang asal Kota Bitung," kata Watuna Rabu (5/8/2020).
Lanjutnya, para penumpang yang hasil periksa cepat reaktif, langsung di minta melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari.(crz)

Pria 25 Tahun Ini 10 Jam Bersembunyi di Puncak Kelapa, Polisi Terpaksa Menebang Pohon

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved