Breaking News:

Update Virus Corona Dunia

Dirjen WHO: Negara dengan Tingkat Penularan Covid-19 Tinggi Perlu Bersiap untuk Pertempuran Besar

Saat ini, lebih dari 18,14 juta orang di seluruh dunia sudah terinfeksi virus corona dan lebih dari 680.000 orang meninggal akibat Covid-19.

(YouTube Guardian News)
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanmo Ghebreyesus menyatakan status darurat global terhadap wabah Virus Corona, Kamis (30/1/2020) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JENEWA - Meskipun ada harapan yang besar pada vaksin virus corona baru, tetapi mungkin tidak akan pernah ada peluru perak untuk Covid-19.

Demikian peringatan yang disampaikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

WHO menyebut peluru perak merujuk solusi yang ekstrem dan cenderung instan yang bisa menyelesaikan masalah.

Saat ini, lebih dari 18,14 juta orang di seluruh dunia sudah terinfeksi virus corona dan lebih dari 680.000 orang meninggal akibat Covid-19.

Melansir Reuters, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dan Kepala Kedaruratan WHO Mike Ryan mendesak semua negara untuk lebih ketat dalam memberlakukan protokol kesehatan.

Mulai memakai masker, social distancing, rajin mencuci tangan, serta tes virus.

"Pesan kepada semua orang dan pemerintah adalah lakukan (protoko) itu semua," kata Tedros dalam pengarahan rutin harian di kantor pusat WHO di Jenewa, Senin (3/8), seperti dikutip Reuters.

"Sejumlah vaksin sekarang dalam uji klinis fase tiga dan kami semua berharap ada vaksin yang benar-benar efektif untuk mencegah infeksi."

"Namun, saat ini tidak ada peluru perak, dan mungkin tidak akan pernah ada," ungkap dia.

Lebih lanjut, Tedros menyebutkan, masker harus menjadi simbol solidaritas di seluruh dunia.

Halaman
12
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved