Sabtu, 9 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Internasional

3 Negara Ini Ternyata Ikut Campur Pada Kemerdekaan Timor Leste, Ada yang Janji Hidupkan Demokrasi

Selama 1976-1999 Timor Leste mengalami melakukan pejuangan panjang untuk melepaskan diri dari kesatuan NKRI

Tayang:
Editor: Rhendi Umar
ISTIMEWA
Bendera Timor Leste 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Timor Leste menjadi satu-satunya wilayah Indonesia yang melepaskan diri dari NKRI.

Selama 1976-1999 Timor Leste mengalami melakukan pejuangan panjang untuk melepaskan diri dari kesatuan NKRI.

Selama itu, Indonesia melakukan operasi yang dikenal dengan nama operasi Seroja, sebuah langkah militer untuk mempertahankan kedaulatan NKRI.

Termasuk mempertahankan Timor Leste sebagai bagian dari wilayah Indonesia.

Namun, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ternyata di balik kemerdekaan Timor Leste ada campur tangan negara asing.

Dikatakan bahwa setidaknya ada tiga negara di antara adalah, Australia, Amerika dan Portugal.

ILUSTRASI. Bendera Timor Leste
ILUSTRASI. Bendera Timor Leste (NULL/ISTIMEWA)

Ketiga negara tersebut dianggap memiliki peranan besar dalam kemerdekaan Timor Leste, dengan dipicu oleh banyak faktor.

Pertama faktor sumber daya di palung timor yang sangat diinginkan oleh Australia, kedua diduga faktor perang dingin tidak inginya Komunis berkembang di Indonesia oleh Amerika.

Terakhir, adalah Portugal adalah faktor revolusi Bunga.

Revolusi Bunga adalah kudeta yang terjadi di Portugal di mana Antonio De Spinola mengambil alih kepemimpinan Portugal.

Spinola pernah berjanji untuk menghidupkan demikrasi dan memberi hak politik kepada mantan daerah koloni mereka Timor Timur.

Hingga akhirnya tercetuslah 3 partai besar, pertama UDT (Uniao Democratica Timorense) partai ini berada di bawah Portugal untuk menjadikannya provinsi di seberang lautnya.

Kedua, Fretilin (Frente Revolutionaria de Timor Leste Independente) memperjuangkan Timor Leste agar menjadi negara yang merdeka.

Ketiga, Apodeti (Associacao Populler democratic Timorense) memperjuangkan agar Timor Timor tetap berintegrasi dengan Indonesia.

Namun, kemenanganpun direngkuh oleh Fretilin, tahun 2002, melalui referendum ditetapkan bahwa Timor Leste diakui oleh PBB sebagai sebuah negara.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved