Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Pergi Lomba Tak Dibiayai, Medali Malah Diminta saat Juara, Curhat Mahasiswa Unhas Viral di Medsos

Kabarnya tak mendapat biaya dari universitas saat mengikuti lomba, namun saat mereka memenangkan perlombaan tersebut, medalinya malah diambil.

Editor: Glendi Manengal
Twitter
Curhat Mahasiswa Unhas Viral, Tak Dibiayai Kampus Pergi Lomba, Pulang Bawa Juara Medali dan Sertifikat Malah Diminta 

Pulang dengan raihan prestasi, pihak kampus malah meminta foto podium, medali, hingga sertifikat yang mereka bawa pulang.

Haeril mengaku dokumen-dokumen tersebut demi kepentingan akreditasi kampus.

Bahkan, foto mereka juga dipajang diakun Instagram akun @kemahasiswaanunhas di Instagram.

"Ini saya masuk konten prestasi kampus, ceritanya uang pribadi ditambah ceka2 senior bisa PP malang dan dipattol di Surabaya.  Waktu itu kampus nda mau biayai, pas pulang dimintaki foto podium, medali, dan sertifikat untuk kepentingan akreditasi. bangsat emang,"tulis Haeril saat mengomentari postingan tersebut.

Haeril menyebut, twitnya tersebut juga berusaha menjelaskan ada mahasiswa yang sekadar menjadi sapi perah atas nama akreditasi.

"Twit ini juga berusaha menjelaskan kalau mahasiswa banyak menjadi sapi perah akreditasi, tapi sapinya butuh rumput segar sebagai makanan yg baik, di masa sulit sapi Antang tidak mau lagi makan sampah,"tulisnya lagi.

Universitas Hasanuddin (Unhas) menjadi perbincangan hangat di media sosial Twitter, Minggu (2/8/2020).

Mahasiswa dan warganet mencuitkan #UnhasGratiskanUKT hingga masuk dalam jajaran trending topic Indonesia.

Hingga Minggu sore, tagar tersebut telah ditweet oleh 6.186 pengguna Twitter.

Apa yang terjadi hingga tagar ini menjadi trending?

Penelusuran tribun-timur.com, tagar ini menjadi trending setelah hasil verifikasi permohonan keringanan pembayaran dan penyesuaian Uang Kuliah Tunggal (UKT) keluar.

Kebijakan keringanan pembayaran dan penyesuaian UKT sendiri dilakukan Unhas beberapa waktu yang lalu mengingat pandemi Covid-19 memberikan dampak kepada mahasiswa.

Namun, hasil verifikasi permohonan dengan berbagai syarat itu membuat berbagai mahasiswa kecewa.

Pasalnya, alasan penolakan hingga diksi yang dipilih verifikator dianggap tidak masuk akal.

Seperti yang dirasakan mahasiswa Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Kasma.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved