Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tribun Manado Baku Dapa

Maurits Mantiri dan Hengky Honandar Bakal Jadikan Kelurahan Hebat

Bincang Tribun Manado Baku Dapa kali ini menghadirkan Narasumber Ir Maurits Mantiri MM Wakil Wali Kota Bitung dan Hengky Honandar

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Christian Wayongkere
Maurits Mantiri dalam bincang Tribun Manado Baku Dapa 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Bincang Tribun Manado Baku Dapa kali ini menghadirkan Narasumber Ir Maurits Mantiri MM Wakil Wali Kota Bitung dan Hengky Honandar SE Anggota DPRD Provinsi Sulut dari Fraksi PDI Perjuangan.

Edisi spesial kali ini, Sang Pemimpin Tribun Network Mata Lokal Menjangkau Indonesia, dipandu Muhammad Choiruman.

Pada kesempatan itu diangkat pertanyaan terkait konsep atau pandangan terhadap tata pemerintahan yang akan dibangun di Kota Bitung, ketika memimpin bersama Hengky Honandar sebagai wakil wali kota.

Maurits bilang, substansinya kalau ikut dalam undang-undang pemerintahan daerah yaitu pelayanan publik, dasarnya bagaimana mampu tingkatkan kesejahteraan dan keselamatan masyarakat.

Awaluddin Umbola Sebut Peran Pers Sangat Dibutuhkan untuk Awasi Tahapan Pilkada Serentak

"Untuk itu bentuk dan perwujudan pasangan Maurits dan Hengky ke depan, bagaimana masyarakat dimudahkan aksesnya dari sisi apa saja, sehingga basic kami kelurahan akan buat judul kelurahan hebat. Akan diperinci dan akan dituangkan dalam visi dan misi," jelas Maurits.

Keberadaan Wali Kota tentunya sangat lekat dengan Wakil Wali Kota, Maurits melihat sesuai aturan negara kepala daerah itu adalah Wali Kota dan wakilnya.

Status sebagai pejabat negara baik Wali Kota dan Wakil Wali Kota, aturan mainnya harus berlaku ke keduanya.

"Jangan pisahkan keberadaan wali kota dan wakil wali kota karena nafsu dan mau berkuasa penuh, pemimpin bukan tuan raja. Pemimpin itu tingkatkan lebih dulu siapa yang dipimpin. Wakil Wali Kota juga pemimpin, mitra kerja Wali Kota jangan anggap wakil itu ban serep, wakil punya peran vital bantu Wali Kota untuk memastikan apa yang dikerjakan," urainya.

Roby Sangkoy: Partai Golkar Minsel Solid Menangkan MEP-VT

Ke depan antara wali kota dan wali kota setiap harinya harus berdialog, atau pertemuan dengan subtansi pembicaraan terkait apa-apa saja yang dikerjakan, aktivitas atau kegiatan utama agenda atau acara pemerintahan agar pelayanan dan pencapaian ke masyarakat.

Bagaimana dengan pendapat Hengky Honandar terkait posisi wakil wali kota? Ko Hengky sapaannya bilang, wakil itu harus saling membantu wali kotanya. Karena pejabat negara wali kota dan wakil wali kota.

"Wakil juga bisa mengawasi dan mengamankan kebijakan wali kota, agar kebijakan itu berjalan hingga masyarakat. Tetap ada kerja sama terus antara wali kota dan wakil wali kota, sehingga dipandang masyarakat sebagai panutan dan mengikuti kerja sama yang dilakukan wali kota dan wakil wali kota," jelas Hengky.

Kondisi ini juga akan memudahkan pemerintah dalam melakukan program dan kebijakan di tengah masyarakat, akan diikuti.

PDIP Maraton Gelar Musancab, Struktur PAC Rampung Pertengahan Agustus

Kebijakan wali kota dan wakil wali kota sebagai kepala daerah, dalam perjalanan pemerintahan ke depan.

Di tengah era digital saat ini, Maurits dan Hengky dalam kepemimpinannya dalam pengawasan terhadap aparatur sipil negara (ASN) agar tidak terjebak dalam hal-hal yang tidak diinginkan, level pengawasannya tanggung jawab utamanya wakil wali kota.

Penguatan aspek digital ini, agar memudahkan kepala daerah dalam hal kontrol para ASN-nya dalam melaksanakan pekerjaan.

"Kalau kita tidak ada tanda awas atau warning sistem yang terbangun, kepala daerah wali kota dan wakil wali kota tidak tahu perjalanan kerja ASN yang dilakukan sesuka hati. Ibarat kereta api yang berjalan di atas rel, tugas kepala daerah mampu bangun rel yang tepat sesuai undang-undang, dipadukan dalam digital apalagi soal pendapatan," urai Maurits.

Normalisasi Sungai Molobog Terealisasi, Kini Molobog Timur Tak Tergenang Banjir

Sebagai wakil wali kota, Hengky melihat dan memandang tata kelola pemerintahan dalam tugas bersama sang wali kota, harus dijalani karena itu sudah aturan dengan satu kuci enjoy dan menikmati apa yang menjadi tanggung jawab.

"Intinya kekuatan dari masyarakat, kelurahan dengan penerapan bisa jalan dengan dasar komunikasi yang baik tanpa ada misi terselubung," tambah Hengky.

Mengenai pembangunan yang nantinya berbasis di tingkat kelurahan, Maurits sedikit membeberkan kelurahan mampu jawab persoalan masyarakat, bisa diselesaikan di tingkat kelurahan sebelum sampai ke kepala Dinas sekretaris daerah, wakil wali kota hingga wali kota.

Roby Sangkoy: Partai Golkar Minsel Solid Menangkan MEP-VT

Roda pemerintahan yang nantinya akan di emban Maurit dan Hengky, lebih dekat pelayanan publik ke masyarakat ada di tingkat kelurahan agar bisa menjadi kelurahan Hebat.

"Nantinya ada perlombaan untuk hal ini, lurah-lurah yang hebat mampu terjemahkan konsep kami pasti karirnya jelas. Ada penghargaan lainnya bagi mereka yang berhasil dan punishment yang tidak berhasil," tandasnya.(crz)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved