Breaking News:

News

Luhut: Sekarang Kita Melihat Bahwa Sudah Waktunya Ekonomi Ini Mulai Dipulihkan

Pemerintah mengenalkan Program Kepariwisataan dalam Tatanan Kehidupan Bali Era Baru dan Digitalisasi Pariwisata Berbasis QRIS.

YOUTUBE/KOMPAS TV
Luhut Pandjaitan - Belum lama ini pemerintah mengenalkan Program Kepariwisataan dalam Tatanan Kehidupan Bali Era Baru dan Digitalisasi Pariwisata Berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Dilansir dari Antara, Sabtu (1/8/2020), Luhut mengatakan, Bali dan pariwisata adalah dua entitas yang saling melekat dan tak terpisahkan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah mempercepat pemulihan ekonomi dengan mulai membuka destinasi-destinasi wisata, salah satunya Bali.

Demimian yang dikatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Belum lama ini pemerintah mengenalkan Program Kepariwisataan dalam Tatanan Kehidupan Bali Era Baru dan Digitalisasi Pariwisata Berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Dilansir dari Antara, Sabtu (1/8/2020), Luhut mengatakan, Bali dan pariwisata adalah dua entitas yang saling melekat dan tak terpisahkan.

"Sekarang kita melihat bahwa sudah waktunya ekonomi ini mulai dipulihkan. Hari ini adalah yang menurut saya merupakan hari yang bersejarah."

"Kita membuka Bali ini bukan asal dibuka," tegas Luhut dalam keterangannya.

Menurut dia, pembukaan Bali sebagai destinasi utama di Indonesia sudah lewat kajian matang. Dalam hal ini didasarkan pada angka penularan, kesembuhan, dan kemarin yang relatif masih terkendali di Bali.

"Semua itu berangkat daripada berapa jumlah yang infeksi, berapa jumlah yang sembuh berapa tadi mortality rate-nya."

"Nah itu menjadi acuan, apakah dia masuk zona merah, apa kuning atau hijau. Bali ini menurut saya beberapa daerah sudah banyak yang hijau, ada masih yang kuning tapi tidak ada yang merah," kata dia.

Namun, Luhut juga menyebutkan bahwa kemungkinan Provinsi Bali akan ditutup jika terdapat lokasi yang menjadi zona merah.

Halaman
12
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved