Berita Otomotif
2.700 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Dibuka, GM Company Kerja Sama dengan EVgo di AS
Banyak pabrikan kendaraan mulai memfokuskan pada produksi mobil listrik.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Banyak pabrikan kendaraan mulai memfokuskan pada produksi mobil listrik.
Seperti yang dilakukan General Motors (GM) Company.
Demi memuluskan mobil listriknya, GM bekerja sama dengan perusahaan penyedia stasiun pengisian
daya cepat untuk kendaraan listrik, EVgo.
Kerja sama ini bertujuan untuk mempermudah konsumen, seperti penghuni apartemen yang tidak
memiliki akses ke pengisian kendaraan listrik saat malam hari.
GM ingin menjual lebih banyak armada kendaraan listrik terbarunya kepada konsumen, oleh sebab itu mereka
berinvestasi dalam jaringan pengisian EVgo untuk memperluas infrastruktur pengisian di 40 kota selama
lima tahun ke depan.
Lewat kerja sama ini, kedua perusahaan menargetkan membangun 2.700 stasiun pengisian cepat kendaraan listrik.
"Kami akan menambahkannya ke tempat-tempat yang sudah diinginkan pengemudi. Di toko kelontong, apotek,
belanja ritel baru, kafe, taman bermain, dan gym," tutur CEO EVgo, Cathy Zoi dalam sebuah pernyataan, dikutip
dari Car and Driver, Sabtu (1/8/2020).
GM berencana untuk membawa 20 kendaraan listrik baru ke pasar pada tahun 2023.
"Kami secara agresif mengejar setiap aspek ekosistem kendaraan listrik, termasuk infrastruktur pengisian,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/2700-stasiun-pengisian-kendaraan-listrik-dibuka-gm-company-kerja-sama-denganevgo-di-as.jpg)