Sains
Kenapa Kelelawar Tidur Terbalik?
Kelelawar juga memiliki kemampuan terbang yang luar biasa dan termasuk golongan hewan yang beraktivitas di malam hari.
Tidur terbalik juga merupakan cara terbaik untuk bersembunyi dari bahaya.
Saat sebagian besar predator aktif (terutama burung pemangsa), kelelawar akan berkumpul.
Hal ini membuat predator tidak dapat menjangkau mereka.
Tidur terbalik dan bergerombol memungkinkan kelelawar menghilang dari dunia sampai malam datang.
Cara kelelawar tidur terbalik
Kelelawar memiliki adaptasi fisiologis yang unik yang memungkinkan mereka bertahan dengan cara ini tanpa mengerahkan energi apa pun.
Jika Anda ingin mengepalkan tangan di sekitar objek,
Anda harus mengencangkan beberapa otot di lengan Anda, yang terhubung ke jari-jari Anda dengan tendon.
Saat satu otot berkontraksi, otot itu menarik tendon, yang menarik salah satu jari Anda.

Nah, cakar kelelawar menutup dengan cara yang sama, kecuali bahwa tendon mereka terhubung hanya dengan tubuh bagian atas, bukan ke otot.
Untuk menggantung terbalik, kelelawar terbang ke posisinya, menarik cakarnya terbuka dengan otot lain dan mencari permukaan yang bisa digenggam.
Untuk mendapatkan cakar untuk memegang permukaan, kelelawar hanya membiarkan tubuhnya rileks.
Berat tubuh bagian atas menarik ke bawah pada tendon yang terhubung ke cakar,
menyebabkan mereka mengepal. Sambungan cakar terkunci pada posisinya dan dapat menahan berat kelelawar.
Akibatnya, kelelawar tidak perlu melakukan apa pun untuk menggantung terbalik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-kelelawar.jpg)