Breaking News:

Berita Daerah

WASPADA, Penyakit TBC Teror Warga Sulut, Bulan Januari-Juli Catat 3063 Penderita

Tercatat sejak Januari hingga akhir Juli, sedikitnya ada 3063 warga Sulut, yang terkena TBC, jauh di atas Covid-19 yang baru mencapai 2000-an kasus

TRIBUN MANADO/RYO NOOR
Debie Kalalo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tuberkulosis atau dikenal dengan TCB, masih lebih berbahaya ketimbang virus corona (Covid-19).

Pasalnya TBC hingga saat ini, masih menjadi ancaman bagi masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Tercatat sejak Januari hingga akhir Juli, sedikitnya ada 3063 warga Sulut, yang terkena TBC, jauh di atas Covid-19 yang baru mencapai 2000-an kasus.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Sulut, Debie Kalalo Jumat (24/7/2020) mengatakan memang penyebaran TBC di Sulut cukup tinggi, apalagi penularan TBC ini lebih cepat dan ganas dari pada Covid-19.

"Meski TBC telah memiliki obat, namun perawatannya sangat sulit, sehingga penyakit TBC ini masuk sebagai kategori penyakit menular yang ganas, sehingga perlu diwaspadai masyarakat, apalagi penyebarannya tergolong cepat," terang dia.

Ia berharap agar masyarakat yang mengalami batuk selama dua minggu, segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit.

Tanda fisik lain penderita TBC adalah selalu keringat dingin, berat badan turun, nafsu makan berkurang, ada bercak darah, dan bisa muntah darah jika sudah akut.

"Masa pandemi covid seperti ini, selalu pakai masker, dan ketika batuk, jangan buang lendir sembarangan," jelasnya.

Kalalo mengatakan TBC bisa menyebabkan menempelnya virus Covid 19. "Sehingga memperkuat imun tubuh, menjadi cara terbaik menghindari TBC sebab TBC bisa hilang sendirinya kalau imun tubuh kuat," tandas dia. 

Kasus TBC Januari-Juli 2020 per kabupaten/kota

Halaman
12
Penulis: Don Ray Papuling
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved