Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

China Lawan Amerika

Sungai Ini Jadi Arena Baru Pertempuran Amerika dan China, Tiongkok Rugikan 5 Negara di Hilir

Pemerintah AS dan China masing-masing menggembar-gemborkan laporan yang berbeda tentang apakah 11 bendungan China di sungai merugikan negara-negara di

Editor: Aldi Ponge
Reuters via Kontan
ILUSTRASI. Sungai Mekong bakal menjadi arena baru dalam persaingan antara Amerika Serikat (AS) dengan China. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Arena baru pertempuran Amerika Serikat dan China kini muncul di Sungai Mekong.

China disebut menyalip Amerika dalam pengeluaran dan pengaruhnya terhadap negara-negara hilir Sungai Mekong.

Setidaknya ada 5 negara yang berada di hilir Sungai Mekong yang berhulu di China.

Penemuan Mayat Hari Ini Jumat 24 Juli 2020, Ini Ciri-cirinya, Pakai Kaos Dalam Merah

Ramalan Zodiak Cinta, 25 Juli 2020: Gemini Takut Ditolak, Taurus Bersiap untuk Momen Cinta & Gairah

Reuters melaporkan, ini adalah konfrontasi di mana pemerintahan Donald Trump yang mempertahankan dana untuk program lingkungan dan pengembangan saat era Barack Obama di hulu Mekong Bawah, mulai kehilangan arah.

Konflik kedua negara baru-baru ini pindah ke ranah sains.

Pemerintah AS dan China masing-masing menggembar-gemborkan laporan yang berbeda tentang apakah 11 bendungan China di sungai merugikan negara-negara di hilir.

Bendungan-bendungan China telah memberinya kendali luas atas perairan yang mengalir ke Laos, Myanmar, Thailand, Kamboja, dan Vietnam, yang telah lama bergantung pada sungai untuk pertanian, perikanan, dan semakin banyak untuk tenaga air di Laos.

Kontrol itu memungkinkan Cina untuk menetapkan agenda pembangunan yang terkait dengan jalur air,

dan mengecualikan AS dari peran setelah berpuluh-puluh tahun mempromosikan proyek-proyek Mekong sebagai cara untuk mengerahkan pengaruhnya di wilayah tersebut.

"Ini menjadi masalah geopolitik, seperti Laut China Selatan, antara AS dan China," kata Witoon Permpongsacharoen dari Mekong Energy and Ecology Network.

Negara-negara yang dilalui Sungai Mekong mengandalkan sungai ini.

Sebab, sekitar 60 juta orang bergantung pada aliran sungai ini untuk bertani dan memancing.

Sungai Mekong mengalir dari China melalui Asia Tenggara sebelum bermuara di laut dari delta Vietnam.

Tahun lalu, Sungai Mekong mengalami kekeringan dengan tingkat sungai Mekong terendah dalam beberapa dekade.

Seorang duta besar AS di wilayah tersebut menggambarkan China sebagai "menimbun" air di 11 bendungannya di bagian atas dari sungai sepanjang 4.350 km (2.700 mil), dan merusak mata pencaharian jutaan orang di negara-negara hilir.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved