Bencana Banjir di Bolsel
Akses Gorontalo-Bolsel Terputus, Jembatan di Desa Bakida Ambruk
Banjir yang melanda Kabupaten Bolsel, Jumat (24/7/2020) menyebabkan akses jalan penghubung antara Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara terputus
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Banjir yang melanda Kabupaten Bolsel, Jumat (24/7/2020) menyebabkan akses jalan penghubung antara Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara terputus.
Pasalnya jembatan penghubung yang ada di desa Bakida, Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolsel, Provinsi Sulut, ambruk.
Hal ini mengakibatkan semua kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 tak bisa melintas.
Kapolsek Bolaang Uki AKP Suharno mengatakan jika jembatan tersebut putus sekitar pukul 10.00 Wita.
"Tadi sekitar jam 10 dan untungnya tak ada kendaraan yang melintas," ujarnya.
• BRI Manado Peduli, Bagikan 200 Paket Bahan Pokok ke Warga Kurang Mampu
Perwira tiga balok ini mengatakan sudah melarang kendaraan roda dua dan empat untuk melintas.
Pihaknya juga sudah memasang tanda larangan di sekitar badan jalan.
"Untuk sementara akses jalan ini tak bisa dilewati, jadi kita tutup dulu," tegasnya.
Kades Hilang
Seorang Sangadi (Kepala Desa) di Desa Bakida, Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolsel, bernama Reslan Ibrahim dilaporkan hilang terseret banjir.
Dari informasi yang diperoleh Tribun Manado, korban awalnya sempat memantau keadaan banjir tak jauh dari sungai yang ada di desanya.
Naasnya korban terpeleset dan jatuh ke aliran sungai lalu terseret air.
Warga kemudian langsung melakukan pencarian di muara sungai, yang ada di tepi pantai.
• Terbongkar, Ayah Poligami dengan Anak Tiri atas Persetujuan Istri, Karena Belum Punya Anak Kandung
Peristiwa ini dibenarkan oleh Camat Helumo Noldy Tangahu, ketika dihubungi Tribun Manado via telepon.
Menurut Noldy, pihaknya bersama warga masih melakukan pencarian di tepi pantai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/akses-gorontalo-bolsel-terputus-jembatan-di-desa-bakida-ambruk.jpg)