Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kejari Manado

Laporan Kinerja Kejari Manado di Hari Bhakti Adhyaksa ke-60

Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60 menyampaikan secara terbuka kinerja kepada media di kantor Kejari Manado

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Fistel Mukuan
Kepala Kejari Manado Maryono SH MH dan jajaran melakukan jumpa pers 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60 menyampaikan secara terbuka kinerja kepada media di kantor Kejari Manado, Rabu (22/7/2020).

Dalam suasana perayaan HBA ke-60, terlihat di kantor penuh dengan ucapan petinggi-petinggi di kota Manado dengan memberikan karangan bunga.

Di antaranya Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut dan juga ada Wakil Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan.

Kepala Kejari Manado Maryono SH MH dalam jumpa pers mengungkapkan, semua kinerja Kejari Manado selama kurang lebih tujuh bulan ini di tahun 2020.

Hari ke-12, Bansos Pemkot Manado Tahap Dua Sudah 30 Ribu Paket yang Tersalur

"Hari ini secara virtual serentak seluruh kejaksaan di Indonesia, melakukan upacara dan Inspektur upacara dipimpin langsung oleh Jaksa Agung Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin," ucap Maryono.

Dalam kesempatan tersebut menurut Maryono, Jaksa Jagung telah memberikan pesan, antara lain terkain penegakan tindak pidana korupsi dengan tetap mengedepankan rasa hati nurani.

"Kami akan menyampaiakan kinerja Kejari Manado, tahun ini dari Januari sampai Juli 2020. Dari seksi intelijen ada beberapa kegiatan seperti pengamanan untuk ketertiban umum, terkait juga pendampingan," katanya.

Nasib Malang Dialami Bocah Berusia 7 Tahun Meninggal Tertabrak Mobil Pikap yang Dikendarai Ibunya

Dari seksi tindak pidana umum disampaikan Kajari, Januari sampai Maret telah melaksanakan sidang secara langsung atau manual 1.043 kali di Pengadilan Negeri Manado.

"Kemudian seperti yang kita ketahui masa covid-19 ini, Kejaksaan seluruh Indonesia melakukan sidang secara virtual dari bulan Maret sampai bulan Kejari Manado telah melakukan sidang sebanyak 1.144 perkara secara online, di mana jaksa dan saksi di kantor kejari, terdakwa atau penasehat berada di rutan dan hakim tetap di kantor pengadilan," tambah Kajari.

Di tengah sidang online ini ada kendalanya menurut Kajari, yaitu kalau mati lampu atau jaringan tidak bagus. Selain itu kesulitan lainnya terdakwa kadang-kadang yang tadinya mengaku jadi mungkir, tapi jaksa bisa menguasai itu.

UPDATE Virus Corona Dunia, Rabu 22 Juli 2020: 15.099.824 Orang Terinfeksi Covid-19, Ini Rinciannya

Lanjut Kajari, untuk tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri Manado melakukan penyelidikan lima kasus yang pertama penyimpangan di DPRD kota Manado, masalah insenerator, pungli di BTN, pengadaan barang dan jasa kemudian terjadinya tipikor dana CSR.

Kemudian Kajari Manado juga telah melimpahkan empat perkara dugaan Tipikor pada tanah pasca-banjir Kota Manado pada tahun 2014 yang dilimpahkan ke pengadilan.

Tahun 2020 ini Kajari juga telah melakukan beberapa eksekusi terhadap kantor bendahara PD Pasar.

"Kami juga telah menyidangkan perkara bea cukai, ada tiga yang kami sidangkan sudah diputus dan sudah kami eksekusi. Sedangkan dua lagi perkara bea cukai dalam upaya hukum masih dalam tahap kasasi," tutupnya.(fis)

Laporan Nikita Mirzani soal Dituding Jadi Cepu Mulai Diproses, Fitri Salhuteru Jadi Saksi

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved