Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Indonesia

Pemakaman Pakai Protokol COVID-19 Ricuh, Petugas & Relawan Terluka Dipukul Keluarga yang Menolak

Sejumlah petugas pemakaman pun akhirnya menjadi korban pemukulan oleh pihak keluarga yang menolak pemakaman menggunakan Protokol Covid-19.

Editor:
Istimewa
ilustrasi-korban virus corona 

TRIBUNMANADO.CO.ID, PALANGKARAYA - Belum lama ini proses pemakaman jenazah menggunakan protokol Covid-19 berlangsung ricuh.

Dikabarkan, pemakaman jenazah tersebut belangsung di Jalan Tjilik km 12 Trans Kalimantan arah Palangkaraya- Sampit, pada Selasa (31/7/2020).

Menurut informasi yanga da, hal itu berawal dari penolakan keluarga terkait protokol Covid-19.

Jenazah perempuan yang dimakamkan sesuai Protokol Covid-19 dari Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Jalan RTA Milono Palangkaraya, Kalimantan Tengah, sore sekitar pukul 15.00 WIB dikabarkan ditolak oleh pihak keluarga yang ada saat proses penguburan.

Ilustrasi Jenazah.111
Ilustrasi Jenazah.111 (Balitribune.co.id)

Sejumlah petugas pemakaman pun akhirnya menjadi korban pemukulan oleh pihak keluarga yang menolak pemakaman menggunakan Protokol Kesehatan tersebut.

Sehingga, mengakibatkan, relawan dari PKU Muhammdiyah Palangkaraya mengalami luka pukul yang dilakukan pihak keluarga jenazah.

Informasi yang didapat rekaman video dinpemakaman yang beredar.

Tampak petugas yang menggunakan baju hasmat untuk penguburan dipukul, bagian muka ada juga yang didorong hingga terjatuh.

Sehingga situasi penguburan pun menjadi gaduh, atas penolakan penguburan tersebut.

"Kami sayang dengan keluarga, keluarga kami meninggal bukan karena Covid-19.

Kenapa harus dikuburkan dengan cara penderita Covid-19.

Kami tidak mau dikuburkan dengan cara penderita Covid-19, "ujar salah satu keluarga pasien.

Sementara itu Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kota Palangkaraya, Aprie Husin Rahu, memberikan penjelasan atas kejadian yang menimpa anggotanya saat pemakaman Muslimin tersebut.

"Saat jenazah kami turunkan dari mobil ambulance, memang ada anak dari yang meninggal mempertanyakan pemakaman di Pal 12 ," ujarnya.

Menurut dia, pihaknya sebagai petugas pemakaman tidak mengerti soal penguburan tersebut, karena pengelola pekuburan lah yang menempatkan lokasi tersebut.

Pemakaman jenazah covid-19 di Minsel beberapa waktu lalu oleh Satpol PP dan Damkar Minsel.
Pemakaman jenazah covid-19 di Minsel beberapa waktu lalu oleh Satpol PP dan Damkar Minsel. (Istimewa)
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved