Breaking News:

Pilkada 2020

Ketum Mukat Bentuk Tim Relawan VAP, Siap Menangkan di Nusa Utara

Kini giliran Nusa Utara angkat bicara tentang siapa nantinya paslon yang akan didukung nantinya

istimewa
Cagub Sulut dari Partai Nasdem, Vonnie Panambunan dijemput pendukungnya saat tiba di Bandara Samrat, Manado, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Kini giliran Nusa Utara angkat bicara tentang siapa nantinya paslon yang akan didukung nantinya.

Dukungan ini setelah Minahasa dan BMR berkomitmen untuk mendukung salah satu paslon untuk memperebutkan Tahta Sulut 1 untuk pemilihan 9 Desember mendatang.

Melalui Ketua Umum Musyawarah Masyarakat Talaud (Mukat) Drs Nelson Sasauw, masyarakat Talaud membentuk tim relawan pemenangan Vonnie Anneke Panambunan (VAP) Nusa Utara sebagai calon Gubernur Sulut periode 2021-2026.

Tim relawan ini, kata Sasauw, digawangi oleh sejumlah tokoh Nusa Utara yang namanya tidak asing lagi di telinga masyarakat.

Sayang Keluarga Jadi Program Unggulan DP3A Boltim, Cegah Perselingkuhan

“Sebagai anak daerah, saya prihatin dengan kondisi pembangunan infrastruktur dan kurangnya perhatian dari Pemprov Sulut terhadap Nusa Utara terlebih di daerah perbatasan dengan Filipina. Melihat kondisi ini, kami sepakat membentuk tim relawan pemenangan VAP,” jelasnya, belum lama ini.

Selain itu, Sasauw juga menyoroti pembangunan jalan lingkar Karakelang di Talaud yang belum terwujud.

Kemudian, tambah tokoh pembentukan Kabupaten Talaud ini, soal lanjutan kerja sama Indonesia-Filipina dengan menghadirkan kapal super shuttle RoRo 12 milik maskapai Asian Transport Marine (ATM) yang tidak ada kelanjutannya sampai saat ini.

“Kerja sama ini sudah diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada 30 April 2017 lalu. Jika pemerintah peka, kerja sama ini diyakini mampu menghidupkan sektor ekonomi masyarakat Nusa Utara dari berbagai macam aspek pembangunan,” tegasnya.

JG-KWL Jalin Komunikasi Politik Bersama Wenny Warouw

“Sudah saatnya kita memilih pemimpin yang menyatakan kepeduliannya kepada warga Nusa Utara,” tambah Sasauw.

Ia menambahkan, seorang pemimpin harus konsisten dan komitmen, serta memiliki konsep untuk membangun daerah yang dipimpinnya.

“Keterlambatan pembangunan infrastruktur di Nusa Utara sangat jelas dan bisa disaksikan dengan mata telanjang. Masih banyak saudara-saudara kita yang hidup di Marore, Miangas maupun pulau-pulau terluar lainnya yang tidak menikmati fasilitas air bersih, listrik, pusat pelayanan kesehatan maupun ketersedian sandang dan pangan. Jujur saya prihatin dengan keadaan ini. Sampai kapan kita akan bertahan dengan kondisi ini,” kata dia.(fer)

Mantan Sekum GMIM Pdt Hendri Runtuwene Berpeluang Dampingi VAP

Penulis:
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved