Update Virus Corona Dunia
Uji Coba Vaksin Covid-19 Berhasil, 45 Relawan Tak Rasakan Efek Samping Serius, Ahli: ''Kabar Baik''
Vaksin eksperimental covid-19 yang dibuat perusahaan Moderna Inc terbukti aman dan memicu respons kekebalan tubuh pada 45 relawan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar gembira soal vaksin virus corona datang di tengah pandemi yang tengah melanda dunia.
Kabar gembira ini datang dari hasil eksperimental vaksin Covid-19 yang dibuat Moderna Inc.
Menurut informasi yang ada, vaksin eksperimental untuk covid-19 yang dibuat perusahaan Amerika Serikat, Moderna Inc terbukti aman.
Bahkan memicu respons kekebalan tubuh pada semua 45 relawan sehat yang menjalani uji coba tersebut.

Tidak ada relawan yang mengalami efek samping yang serius, tetapi lebih dari setengahnya melaporkan reaksi ringan atau sedang seperti kelelahan, sakit kepala, kedinginan, nyeri otot, atau nyeri di tempat suntikan.
Efek samping itu lebih mungkin terjadi setelah disuntikkan dosis kedua dan pada orang yang mendapat dosis tertinggi.
Hasil uji coba vaksin tersebut dilaporkan dalam jurnal medis, New England Journal of Medicine, yang dikutip scmp.com, Kamis, 16 Juli 2020.
Anthony Fauci, Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, yang para perisetnya turut mengembangkan kandidat vaksin Moderna, menyebut hasil itu "kabar baik".
Ia bilang bahwa penelitian itu tidak menemukan efek samping yang serius, dan vaksin itu menghasilkan antibodi yang tinggi untuk membunuh atau menetralkan virus corona.
"Jika vaksin itu dapat memicu respons yang sebanding dengan infeksi alami, vaksin ini adalah pemenangnya," kata Fauci. "Itu sebabnya kami sangat senang dengan hasilnya".

Moderna adalah yang pertama memulai pengujian vaksin pada manusia untuk virus corona pada 16 Maret lalu, sekitar 66 hari setelah genetik virus tersebut dirilis.
Kantor pusat perusahaan farmasi Moderna Inc yang berada di Cambridge, Massachusetts, AS (reuters/scmp.com)
para ahli mengatakan vaksin diperlukan untuk mengakhiri pandemi yang telah membuat jutaan orang sakit dan menyebabkan lebih dari 575.000 kematian di seluruh dunia.
"Dunia sangat membutuhkan vaksin untuk melindungi terhadap covid-19," kata Dr Lisa Jackson dari Kaiser Permanente Washington Health Research Institute di Seattle dan penulis utama penelitian ini.
Pemerintah federal AS mendukung pengembangan vaksin oleh Moderna dengan dukungan dana hampir setengah miliar dolar AS.
Pemerintah AS pun telah memilihnya sebagai salah satu yang pertama untuk memasuki uji coba pada manusia dalam skala besar.