Update Virus Corona Sulut
Puluhan Pelaku Pariwisata Ikut Rapid Tes yang Digelar Pemprov Sulut dan Asita
Puluhan pelaku pariwisata mengikuti rapid test Covid-19 yang digelar Asosiasi Agen Perjalanan Wisata (Asita) Sulut dan Pemprov Sulut
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Puluhan pelaku pariwisata mengikuti rapid test Covid-19 yang digelar Asosiasi Agen Perjalanan Wisata (Asita) Sulut dan Pemprov Sulut.
Sebanyak 38 pelaku pariwisata dari agen perjalana wisata di Manado dan sekitarnya ikut tes yang dipusatkan di UKM Jendela Indonesia Manado, Selasa (14/07/2020).
Okrin Assa, karyawan Nyiur Express Tour and Travel Manado satu di antaranya. Tak ada rasa cemas. Ia tampak tenang menanti giliran diambil darah oleh petugas Satgas Covid-19 Dinas Kesehatan Daerah Sulut.
Setelah diambil darahnya, Okrin lega. "Sama sekali tak cemas karena selama ini saya disiplin melakukan protokol kesehatan," katanya.
• HUT ke-397 Manado, Ini Harapan Wali Kota Vicky Lumentut
Mewakili rekan-rekan pelaku pariwisata, Okrin berharap kondisi bisa segera pulih sehingga sektor pariwisata kembali normal.
Kepala Dinas Pariwisata Sulut, Henry Katjily mengatakan, rapid test kali ini digelar sebagai tindak lanjut dari Pergub Sulut nomor 44 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 Provinsi Sulut.
"Ini implementasi dari Pergub 44 dalam rangka kita menghadapi New Normal. Pariwisata harus disiapkan," kata Katjily.
Ia bilang, rapid test itu rencananya akan digelar bertahap bagi pelaku pariwisata. Jika kali ini ASITA, berikutnya perhotelan, pemandu wisata dan komunitas lainnya. "Memang ada beberapa justru sudah menggelar sendiri," katanya.
• Ini Aturan Perkawinan di Masa Covid-19 di Bolmong
Merry Karauwan, Ketua ASITA Sulut mengatakan, pihaknya berinisiatif menggelar rapid test untuk memastikan pelaku pariwisata siap beraktivitas di era New Normal.
"Kami berterima kasih karena bisa difasilutas Pemprov Sulut, yakni Dinas Pariwisata dan Dinas Kesehatan. Semoga kita bisa kembali beraktivitas," jelasnya.
Dr Christofel Ririmase, Kepala Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Dinkes Sulut mengatakan, hasil rapid akan disampaikan secara personal.
"Jika misalnya ada yang reaktif, tentu akan ditangani sesuai protap. Harapan kami semuanya nonreaktif. Peserta tak perlu cemas," katanya.(ndo)
• UPDATE KASUS Baru Covid-19 Selasa 14 Juli 2020 di Indonesia Bertambah 1.591