Update Virus Corona Bolmut
Dinkes Bolmut Salurkan 1.400 Alat Rapid Tes Ke 12 Puskesmas, Mokoginta: Harus Digunakan dengan Tepat
Dalam mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Dinas Kesehatan menyalurkan alat rapid tes
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Dalam mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Dinas Kesehatan menyalurkan alat rapid tes untuk digunakan setiap Puskesmas dalam mencegah penularan covid-19.
"Ya ada 1.400 alat rapid tes yang telah disalurkan ke setiap puskesmas, diharapkan nanti ini dapat digunakan dengan baik khususnya bagi masyarakat yang akan melakukan rapid tes di Puskesmas," kata Kepala Dinas Kesehatan dr Jusnan C Mokoginta MARS kepada Tribun Manado, Selasa (14/7/2020).
Dikatakannya, penyaluran alat rapid tes ini menyusul adanya permintaan masyarakat yang akan melakukan tes rapid, sehingga mengantisipasi hal tersebut Dinas Kesehatan menyalurkan rapid tes ke setiap puskesmas.
"Untuk stok di Dinkes ada 110 alat rapid tes, sampai dengan saat ini sudah keluar 1.118 yang telah digunakan baik oleh Dinkes dan puskesmas," ujar Mokoginta.
• Polda Sulut Laksanakan Gelar Operasional Semester 1 Tahun 2020 Secara Virtual
Untuk biaya rapid tes sesuai edaran dari Kementrian Kesehatan RI yakni Rp 150 ribu per satu orang yang melakukan rapid tes.
"Biaya rapid tes Rp 150 ribu, dan untuk Surat Keterangan Berbadan Sehat (SKBS) yang dikeluarkan oleh Fasilitas Kesehatan Puskesmas yakni Rp 15 ribu per orang," ungkap Mokoginta.
Ditambahkannya, sampai dengan saat ini untuk stok alat Rapid tes di 12 puskesmas Bolmut ada 372 yang masih tersisa sesuai dengan rekapitulasi bulan Juli 2020.
"Diharapkan setiap puskesmas untuk ketersediaan alat rapid tes ini bisa digunakan dengan baik sesuai kebutuhan, kita akan di pantau terus untuk memastikan penggunaan rapid tes digunakan dengan tepat," pungkas Mokoginta. (Mjr)
• DPRD Manado Apresiasi Perawat, Dokter dan Kinerja Pemkot yang Terus Bekerja Memutus Rantai Covid-19