Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

organ pasien virus corona

Ahli di Amerika Serikat Temukan ini di Hasil Otopsi Organ Pasien Virus Corona

Berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan oleh para ahli di Amerika Serikat bahwa ada gumpalan darah hampir seluruh organ pasien virus corona

Kompas.com
Ilustrasi trombosis atau penggumpalan darah.() 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan oleh para ahli di Amerika Serikat bahwa ada gumpalan darah hampir di seluruh organ pasien virus corona atau Covid-19.

Dari hasil riset itu, organ yang mengalami pembekuan darah tidak hanya terjadi pada organ paru-paru

Ahli patologi tersebut dari Universitas New York, Amy Rapkiewicz, ketua NYU Langone Medical Centre dari departemen patologi menuliskan temuannya yang terbit di jurnal The Lancet EClinicalMedicine bulan lalu, sebagai sesuatu yang dramatis.

Ketika virus pertama kali ditemukan, para dokter berpikir bahwa Covid-19 adalah penyakit pernapasan seperti pneumonia.

Namun, semakin banyak studi yang dilakukan untuk memahami penyakit ini, para ilmuwan mengetahui bahwa virus ini juga dapat menyebabkan pembekuan darah.

Pembekuan darah dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius seperti stroke, gagal ginjal, peradangan jantung, dan komplikasi sistem kekebalan tubuh.

Penelitian sebelumnya melaporkan bahwa gumpalan darah akibat virus corona SARS-CoV-2 dapat terjadi di pembuluh darah besar, paru-paru, jantung, otak dan kulit.

Ilmuwan pun mulai menyelidiki sejauh mana Covid-19 menyebabkan pembekuan darah pada pasien.

Dari hasil riset otopsi yang dilakukan Amy dan tim, mereka menemukan bahwa pembekuan darah akibat Covid-19 ternyata juga memengaruhi pembuluh darah yang lebih kecil.

"Ini sangat dramatis. Sebelumnya diketahui pembekuan darah terjadi di paru-paru.

Tetapi kami menemukan (pembekuan darah) terjadi di hampir setiap organ saat kami melakukan penelitian otopsi," kata Amy dilansir CNN, Jumat (10/7/2020).

Hasil otopsi juga menunjukkan perubahan pada sel sumsum tulang besar yang disebut megakaryocytes.

Amy menjelaskan, sel-sel itu biasanya tidak bersirkulasi atau beredar di luar tulang dan paru-paru.

"Kami menemukan (megakaryocytes) di jantung, ginjal, hati, dan organ lainnya," katanya.

"Terutama di jantung, megakaryocytes menghasilkan trombosit yang sangat erat terlibat dalam pembekuan darah," imbuh Amy.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved