Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sejarah

Hagia Sophia, Dibangun Sejak Era Kaisar Bizantium

Hagia Sophia dulunya adalah basilika Kristen Ortodoks YunaniDi era Turki Modern, Hagia Sophia diubah menjadi museum pada tahun 1935.

Editor: Rizali Posumah
ENCYCLOPAEDIA BRITANNICA
Hagia Sophia di Istanbul, Turki. Dulunya bangunan ini merupakan Basilika Gereja Kristen Ortodoks, lalu berubah menjadi Katedral Katolik kemudian menjadi Masjid, lalu diubah lagi menjadi museum. Dan kini, pemerintah Turki memutuskan untuk mengembalikan fungsi Hagia Sophia sebagai Masjid. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hagia Sophia awalnya adalah Basilika Kristen Ortodoks Yunani, kemudian berubah menjadi Katedral Katolik lalu menjadi Masjid pada tahun 1453. 

Di era Turki Modern, Hagia Sophia kemudian diubah lagi menjadi museum pada tahun 1935.

Lantas bagaimana perjalanan sejarah Hagia Sophia?

Sejarah Hagia Sophia

Mengutip Encyclopedia Britannica, Hagia Sophia disebut juga sebagai Ayasofya dalam bahasa Turki, Sancta Sophia dalam bahasa Latin.

Nama lain Hagia Sophia adalah Gereja Kebijaksanaan Suci (Church if the Holy Wisdom) atau Gereja Kebijaksanaan Ilahi (Church of the Divine Wisdom).

Hagia Sophia terletak di Istanbul, Turki. Awalnya dibangun sebagai basilika bagi Gereja Kristen Ortodoks Yunani.

Museum Hagia Sophia yang dulunya gereja kemudian jadi masjid di Istanbul.
Museum Hagia Sophia yang dulunya gereja kemudian jadi masjid di Istanbul. (tribun manado)

Mengutip History, Kaisar Bizantium Constantius memerintahkan pembangunan Hagia Sophia pertama pada 360 Masehi.

Saat pembangunan gereja pertama, kota Istanbul dikenal sebagai Konstantinopel. Nama Konstantinopel berasal dari nama ayah Kaisar Constantius yaitu Constantine I, penguasa kekaisaran Bizantium.

Atap Hagia Sophia awalnya beratap kayu. Struktur awal tersebut terbakar habis pada 404 Sebelum Masehi ketika terjadi kerusuhan di Konstantionpel.

Peristiwa itu terkait dengan konflik politik dalam keluarga Kaisar Arkadios, dengan masa pemerintahan yang kacau selama 395-408 SM.

Penerus Arkadios, Kaisar Theodosios II, membangun kembali Hagia Sophia. Bagunan Hagia Sophia yang baru selesai dibangun pada 415.

Bangunan Hagia Sophia yang kedua terdiri dari lima nave dan pintu masuk yang monumental dan ditutup dengan atap kayu.

Tetapi penggunaan atap kayu adalah kesalahan fatal. Karena seabad kemudian bangunan itu dibakar kedua kalinya selama pemberontakan Nika terhadap Kaisar Justinian I, yang memerintah dari 527-565.

Hagia Sophia, Gereja Konstantinopel megah yang kini beralih fungsi menjadi masjid.
Hagia Sophia, Gereja Konstantinopel megah yang kini beralih fungsi menjadi masjid. ()

Karena tidak dapat memperbaiki kerusakan akibat kebakaran, Justinianus memerintahkan pengbongkaran Hagia Sophia pada 532.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved