Breaking News:

Masyarakat Dinilai Tidak Paham, Pemerintah Ganti Istilah New Normal

Penggunaan istilah new normal diakui salah oleh pemerintah karena sulit dipahami oleh masyarakat.

Shutterstock
Ilustrasi New Normal 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Istilah New Normal sering digunakan untuk hidup berdampingan ditengah pandemi Covid-19.

Namun, penggunaan istilah ini diakui salah oleh pemerintah karena sulit dipahami oleh masyarakat.

Penggunaan istilah New Normal kemudian diganti dengan kebiasaan baru.

Hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara pemerintah penanganan Covid-19 Achmad Yurianto.

"Diksi new normal dari awal diksi itu segera ubah. New normal itu diksi yang salah dan kita ganti dengan adptasi kebiasaan baru," kata Achmad Yurianto, Jumat (10/7/2020), seperti dikutip dari Kompas.com.

Yuri mengatakan istilah New Normal ini sulit dipahami oleh masyarakat.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Brian Sriphastuti.

Menurutnya, istilah New Normal ini memang tidak mudah dimengerti masyarakat.

Banyak masyarakat yang tidak paham lantaran istilah New Normal menggunakan bahasa asing.

"Pemahaman menggunakan 'new normal' sendiri, karena ada unsur bahasa asingnya, kemudian tidak mudah dipahami," kata Brian, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (11/7/2020).

Halaman
1234
Editor: Ventrico Nonutu
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved