Berita Bolmut
Manfaatkan Sektor Perikanan, Buko Jadi Percontohan Desa Tangguh Covid-19
Masyarakat di Desa Buko, Kecamatan Pinogaluman memanfaatkan lahan perkebunan jagung dan kolam budidaya air tawar.
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Memaksimalkan Desa Tangguh Covid-19 dalam menghadapi situasi pandemi dan
tatanan normal baru, masyarakat di Desa Buko, Kecamatan Pinogaluman memanfaatkan lahan perkebunan jagung dan
kolam budidaya air tawar untuk menanam dan membudidaya ikan.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) meninjau dan
mencanangkan langsung Desa Tangguh Covid-19 di Kecamatan Pinogaluman, Jumat (9/7/2020).
Asisten I Pemerintahan dan Kesra Rachmat Pontoh, SH MSi bersama Kapolres Bolmut AKBP Eko Kurniawan, SIK meninjau
langsung kolam budidaya air tawar dan areal perkebunan jagung di Desa Buko Selatan yang juga merupakan desa
ercontohan Program Desa Tangguh Covid-19, sebagai bentuk ketahanan pangan ditengah situasi pandemi covid-19 saat ini.
"Desa Tangguh merupakan konsep desa mandiri, dimana masyarakatnya mampu menggunakan sumber daya yang
imilikinya baik SDM maupun SDA untuk digunakan dalam rangka menghadapi jika terjadi bencana," jelas
Pontoh kepada Tribun Manado.
Lanjutnya, Covid-19 merupakan bencana global yang tentu imbasnya hingga ke Desa, maka adanya Desa
Tangguh merupakan sebuah konsep membangun komunitas sadar akan bencana.
"Nah, desa Buko Selatan sengaja dipilih karena ditunjang dengan sumber daya perikanan dan perkebunan.
Dan diharapkan juga pemahaman masyarakat tentang pencegahan Covid-19 saat New Normal bisa lebih baik," terang Pontoh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/manfaatkan-sektor-perikanan-buko-jadi-percontohan-desa-tangguh-covid-19.jpg)