Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

NEWS

Risma Bereaksi, Saat dengar Kondisi Surabaya Bisa Seperti Wuhan, Gugus Tugas: Tidak Main-main

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma langsung memberikan reaksi saat kota Surabaya disebut bakal seperti Wuhan.

Editor: Rhendi Umar
Dok.Pemkot Surabaya
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma langsung memberikan reaksi saat kota Surabaya disebut bakal seperti Wuhan.

Risma juga mempertanyakan hasil penelitian Universitas Airlangga (Unair) soal tingkat kepatuhan warga Kota Surabaya terhadap protokol kesehatan, terutama pemakaian masker.

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Joni Wahyuhadi sebelumnya menyebut, Surabaya bakal menjadi seperti Wuhan dalam penularan Covid-19.

Saat itu Joni Wahyuhadi menyebutkan 65 persen kasus Covid-19 Jawa Timur berasal dari Surabaya Raya ( Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik ).

"Ini tidak main-main, kalau kita tidak hati-hati maka Surabaya bisa jadi Wuhan," kata Joni, Rabu (27/5/2020).

Pemerintah Kota Surabaya telah menerapkan pembatasan sosial atau social distancing. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pun turun ke jalan untuk memberikan sosialisasi. Risma yang ditemui di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Minggu (22/3/2020), menyebut aksinya itu sudah seperti zaman kemerdekaan.
Pemerintah Kota Surabaya telah menerapkan pembatasan sosial atau social distancing. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pun turun ke jalan untuk memberikan sosialisasi. Risma yang ditemui di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Minggu (22/3/2020), menyebut aksinya itu sudah seperti zaman kemerdekaan. (KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN)

Menanggapi hal itu, Risma mengaku tidak terlalu mempedulikan.  

"Terserah mau dibilang apa, mau dibilang Wuhan, mau dibilang apa lah.

Saya gak ngurus itu," kata Risma dalam acara Rosi Kompas TV, Kamis (2/7/2020). 

Risma mengakui, Wuhan sebelum terkena penyakit juga bagus. 

"Artinya saya tidak mengurusi Surabaya sebagai Wuhan atau sebagai zona hitam, pekat atau gelap atau gak kelihatan yang saya urusi pasien dan warga saya," katanya. 

Menurut Risma, lebih penting dari urusan itu adalah keselamatan warganya. 

"Bagi saya keselamatan warga saya itu nomor satu.

Jangankan resikonya kena saya itu saya terima.

Bagi saya warga saya dan pasien lah yang saya tangani.

Mau dikatakan Surabaya seperti apa, monggo.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved