Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ledakan Keras Kagetkan Warga Menteng

Warga di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, dikejutkan oleh suara ledakan keras pada Minggu (5/7) siang kemarin.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
kompas.com
Polisi mendatangi lokasi ledakan di Menteng, Jakarta, Minggu (5/7/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Warga di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, dikejutkan oleh suara ledakan keras pada Minggu (5/7) siang kemarin. Ledakan itu sampai membuat ban sebuah mobil Pajero kempes, dan alarm mobil di kawasan itu berbunyi.

Angka Kematian Covid 19 di Indonesia Tinggi: Mencapai 5 Persen

Joko (30) seorang warga di Jalan Yusuf Adiwinata, Menteng, mengatakan, peristiwa ledakan itu terjadi sekitar pukul 14.14 WIB. Saat itu, Joko yang sedang berada di dalam rumahnya tiba-tiba mendengar suara ledakan yang sangat kencang. "Dengar sekali. Kencang, sampai alarm mobil di radius 10 meter bunyi. Jadi (bisa dibayangkan) gimana kencangnya," kata Joko.

Saat mendengar suara ledakan itu Joko langsung bergegas keluar rumah mencari sumber ledakan itu. Setiba di luar ia melihat ada asap putih keluar dari kolong mobil Pajero yang tengah terparkir di depan sebuah rumah. "Saya sempat nyamperin juga sama orang warung deket situ. Nah pas itu pemiliknya keluar langsung itu disangka ada yang kebakar atau apa mungkin ya, kemudian disemprot pakai APAR," kata Jokonya.

Peserta SBMPTN Kepanasan saat Ujian: Orangtua Khawatir Anak Tertular Covid-19

Pemilik rumah itu, kata Joko, adalah seorang Warga Negara Asing (WNA). Ia tak mengetahui pasti profesi WNA itu. Namun, ia menduga WNA itu seorang pengusaha, karena, mayoritas penghuni di lingkungan itu adalah pengusaha. "Di sini nggak ada profesi selain pengusaha. Kayak sih itu konflik perusahaan," ujarnya.

Joko juga sempat melihat kondisi mobil Pajero berkelir hitam yang terparkir di pinggir jalan itu. Saat itu, ia melihat ban mobil Pajero itu kempes akibat ledakan. "Kan saya ke sana. Pas saya lihat itu ban sebelah kiri kempes. Mungkin efek dari ledakan," katanya.

Polisi sendiri awalnya menduga ledakan itu berasal dari sebuah bom rakitan. Sebab, di lokasi kejadian polisi menemukan pecahan plastik dan pipa. "Yang sudah kita lihat ada pecahan plastik, beberapa pecahan seperti plastik lah. Ada pipa gitu juga, Tapi kalau kita simpulkan, kita sudah bisa menyatakan kalau itu low explosive. Ledakan kecil," ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto .

Belakangan, Heru menyebut ledakan itu diduga berasal dari sejenis petasan yang memiliki kekuatan ledakan yang rendah. Ledakan itu yang membuat ban mobil yang terparkir di lokasi kempis.

Heru membenarkan pemilik mobil yang bannya kempis akibat ledakan itu seorang pengusaha. Polisi akan mendalami hubungan antara peristiwa itu dengan pengusaha tersebut.  "Dia punya perusahaan," kata Heru. "Ini masih kita dalami lagi, mungkin dari perusahaan itu sendiri ada masalah atau apa, akan kami dalami," ucapnya.

42 Tim Medis RSUD Kotamobagu Selesai Karantina

Hingga kemarin lokasi ledakan sudah dipasangi garis polisi. Sejumlah saksi dimintai keterangan lebih lanjut. “Nanti akan kita simpulkan setelah pemeriksaan selesai,” kata Heru. (tribun network/ang/dod)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved