Breaking News:

Cerita Alkitab

KISAH Bileam, Seorang yang Disadarkan Keledai untuk Tak Mengutuk Israel, Malaikat Hampir Membunuhnya

Bileam bin Beor adalah seorang tokoh yang dicatat dalam kitab Taurat di Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen

Wikipedia
KISAH Bileam, Seorang yang Disadarkan Keledai untuk Tak Mengutuk Israel 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bileam bin Beor adalah seorang tokoh yang dicatat dalam kitab Taurat di Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen, maupun di Perjanjian Baru.

Kisah hidupnya dicatat terutama dalam Kitab Bilangan pasal 22-24. Tempat tinggalnya di Petor yang di tepi sungai Efrat, atau "Petor di Aram-Mesopotamia".

Yosefus, sang sejarawan, menyebut dia "seorang peramal" (tukang tenung), orang yang memiliki kemampuan meramal dan sihir. Ucapan Balak kepadanya dalam Bilangan 22:6 dimaksudkan untuk membujuk dia dan membuat dia menuruti kehendaknya.

Tetapi, ternyata Bileam mengenal Allah yang Esa dan Sejati.

Seorang penafsir menulis: "Dia memiliki karunia-karunia yang tinggi serta intuisi tentang kebenaran - singkatnya, dia adalah seorang penyair dan nabi.

Dia sendiri mengaku memperoleh karunia-karunia itu dari Allah.

Tetapi, dia merasa bangga atas keberhasilannya itu, kemudian menjadi sombong dan menganggap karunia-karunia itu adalah miliknya sendiri dan dapat dipakai untuk maksud-maksudnya sendiri, menjadikannya barang dagangan untuk memperoleh kekayaan dan kehormatan.

Tetapi, ketika dia menerima pesan tua-tua (tokoh-tokoh) masyarakat Moab dan Midian, dan tergoda meraih kesempatan besar untuk keuntungannya sendiri, dia mendapat peringatan ilahi bahwa tindakan-tindakannya akan dibatalkan.

Seperti ditunjukkan oleh cerita dalam Alkitab, Allah campur tangan dan kepintaran dari nabi yang keras hati serta keras kepala ini dengan pengaruh ilahi menjadi alat sehingga pesan dengan kekuatan serta kecerdikan luar biasa ini, menjadi relevan dengan tujuan bangsa Yahudi dan dihargai oleh gereja di seluruh dunia.

Kisah utama mengenai Bileam terjadi ketika bangsa Israel berkemah di dataran Moab, di daerah seberang sungai Yordan dekat Yerikho, di akhir 40 tahun perjalanan dari tanah Mesir menuju ke tanah Kanaan, sebelum Musa mati dan bangsa Israel melintasi sungai Yordan untuk masuk ke tanah Kanaan.

Halaman
1234
Penulis: Rhendi Umar
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved