Hari Bhayangkara
Brigadir Polisi Andika E Amisi dan Rekannya dari Tondano & Bitung Dinobatkan Sebagai Polisi Teladan
Ketiga Polisi Teladan mendapatkan penghargaan di momen Hari Bhayangkara ke-74. Brigadir Polisi Andika E Amisi jadi juara pertama.
Penulis: Dewangga Ardhiananta | Editor: Rizali Posumah
Laporan Wartawan Tribunmanado.co.id - Dewangga Ardhiananta
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) menobatkan 3 anggota Polri (Bintara) menjadi Polisi Teladan.
Ketiga Polisi Teladan yang mendapatkan penghargaan di momen Hari Bhayangkara ke-74 itu, juara 1 Brigadir Polisi Andika E Amisi dari Polsek Kabaruan, Kabupaten Kepulauan Talaud.
Kemudian, juara 2 Aipda Jumli Lintuhaseng dari Polsek Maesa, Kota Bitung.
Serta, juara 3 Aiptu Denny Kosakoy dari Polsek Tondano, Kabupaten Minahasa.
Penghargaan piagam dan piala Polisi Teladan diserahkan langsung Wagub Sulut, Steven Kandouw yang didampingi Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa di Aula Catur Prasetya Polda Sulut, Rabu (1/7/2020).
"Pertama harus rajin dulu, absensi tidak ada kekurangan dan karya apa yang sudah ia berikan," kata Kapolda kepada awak media seusai acara syukuran Hari Bhayangkara.
Ia menambahkan, penilaian juara tersebut dari tingkat Polsek ke Polda dan juga selain itu polisi harus berintegritas.
"Penilaian ini dilaksanakan dari Polsek, kemudian Polres dan juga selanjutnya ke Polda dan Polisi harus berintegritas tinggi serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat," ungkapnya.
Juga, kata Kapolda, pimpinan harus memberi contoh kepada anggota dan harus memiliki perilaku yang baik.
Selain itu, Kapolda mengatakan bahwa selama ini masyarakat memberikan dukungan yang baik kepada Polda Sulut.
"Juga dari masyarakat mendapat dukungan yang baik dan sampai saat ini Polri dipercaya masyarakat," beber dia.
Meskipun, tambah Kapolda, jika ada satu dua polisi yang nakal, hal itu merupakan bagian dari manajemen atau bagian dari dinamika kerja "Ada yang baik ada yang buruk," sebutnya.
"Maka kita akan tindak dan perbaikan tetapi secara keseluruhan polisi di Bumi Nyiur Melambai harus bahu-membahu menciptakan kondisi yang baik dalam rangka memberikan pelayanan terbaik," tegasnya.
"Karena kita tidak bisa berdiri sendiri, polri ada karena stakeholder TNI, Pemerintah dan juga masyarakat," tutup Irjen Pol Royke.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/hari-bhayangkara-tiga-anggota-dinobatkan-sebagai-polisi-teladan.jpg)