Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liverpool

Luis Suarez Kenang 2 Momen Sedih Bersama Liverpool, Pernah Gagal Juara Liga Inggris 2013-2014

Gelar juara The Reds sudah pasti membuat seluruh pendukung Liverpool ataupun mantan pemain dan para legenda bahagia.

Tayang:
Editor: Maickel Karundeng

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penampilan konsisten Liverpool di Liga Inggris musim 2019-2020 jadi kunci keberhasilan meraih gelar juara.

Hingga pekan ke-31, The Reds julukan Liverpool meraih 28 kali kemenangan, 2 kali seri, dan sekali alami kekalahan.

Gelar juara The Reds sudah pasti membuat seluruh pendukung Liverpool ataupun mantan pemain dan para legenda bahagia.

Striker FC Barcelona, Luis Suarez, merayakan gol yang dia cetak ke gawang Deportivo La Coruna dalam laga Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada 17 Desember 2017.
Striker FC Barcelona, Luis Suarez, merayakan gol yang dia cetak ke gawang Deportivo La Coruna dalam laga Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada 17 Desember 2017. (JAVIER SORIANO/AFP)

Liverpool harus melewati 30 tahun lamanya dan menyaksikan klub-klub tetangga bergantian mengangkat trofi.

Bahkan Luis Suarez mengungkap dua momen sedih bersama Liverpool usai The Reds juara Liga Inggris.

Luis Suarez pernah membela Liverpool selama 3,5 musim.

Suarez bergabung ke Liverpool dari Ajax Amsterdam pada pertengahan musim 2010-2011.

Selama berseragam Liverpool, Suarez hanya mampu memberikan satu trofi, yakni trofi Piala Liga Inggris pada 2012.

Hingga akhirnya, pemain asal Uruguay itu memutuskan untuk bergabung dengan Barcelona pada awal musim 2014-2015.

Musim ini, Liverpool berhasil keluar sebagai juara Liga Inggris dengan menyisakan 7 laga terakhir.

Suarez, yang merupakan mantan pemain Liverpool, mengaku senang dengan capaian mantan klubnya itu.

Akan tetapi, Suarez sempat mengenang dua momen kesedihannya saat bersama Liverpool.

Momen kesedihan pertama terjadi saat Suarez gagal membawa Liverpool keluar sebagai juara Liga Inggris 2013-2014.

Padahal, itu adalah kesempatan terakhirnya sebelum hengkang ke Spanyol.

"Pada tahun terakhir ketika saya bermain di sana di Anfield, saya sangat sedih untuk para pendukung (bahwa kami kehilangan gelar)," ujar Suarez seperti dilansir BolaSport.com dari Daily Mirror.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved