Berita Heboh
Hand Sanitizer Diminum Warga Meksiko, 3 Orang Tewas dan 1 Buta Permanen, Pernah Diusul Trump
Sebanyak tujuh orang di New Mexico, Amerika Serikat ( AS) meminum cairan pembersih tangan.
dikhawatirkan disalahgunakan oleh narapidana.
Napi tidak saja memanfaatkan cairan tersebut untuk dikonsumsi, tetapi juga memulai kerusuhan di penjara
dengan cara menyalakan api.
"Jika Anda merasa sudah menggunakan atau mengonsumsi cairan pembersih tangan, segeralah mencari
pertolongan," kata Sekretaris Kesehatan New Mexico, Kathy Kunkel.
Dia menerangkan penawar dari racun karena metanol sudah tersedia. Karena itu dia mengimbau agar warga
segera berobat agar cepat sembuh.
Penjualan hand sanitizer di seluruh dunia mengalami lonjakan setelah SARS-Cov-2, nama resmi virus corona,
mewabah pada awal tahun.
Tapi pada awal pekan lalu, Badan Obat dan Makanan AS (FDA) memperingatkan penggunaan produk
Eskbiochem SA karena mengandung metanol.
Bahan tersebut bisa berbahaya jika masuk ke tubuh, di antaranya menyebabkan muntah, sakit kepala,
pandangan buram, buta, hingga tewas.
Kabar itu terjadi setelah Presiden AS, Donald Trump, sempat menuturkan usul untuk menyuntikkan disinfektan
ke tubuh demi melawan Covid-19.