Breaking News:

Berita Ekonomi

Di Masa Pandemi Covid-19, 15 Konglomerat Ini Makin Tajir, Siapa Saja? Berikut Daftarnya

Pemerintah Indonesia memproyeksikan, berdasarkan skenario terburuk, bakal ada 3,78 juta orang miskin baru akibat pandemi Covid-19.

Istimewa
Bos Djarum, Budi Hartono termasuk ke dalam daftar 15 orang terkaya di Indonesia yang terkini. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perekonomian dunia di masa pandemi virus corona (Covid-19) ini disebut-sebut tengah berada di jurang resesi.

Keadaan seperti ini juga dirasakan oleh negara-negara di Asia Tenggara temasuk Indonesia. 

Pemerintah Indonesia memproyeksikan, berdasarkan skenario terburuk, bakal ada 3,78 juta orang miskin baru akibat pandemi Covid-19. 

Sementara jika mengikuti skenario berat, jumlah orang miskin bakal meningkat 1,1 juta orang. Meski demikian, nilai harta orang-orang terkaya RI yang masuk dalam daftar orang paling kaya di dunia malah mengalami peningkatan.

Hartono Bersaudara misalnya yang masih konsisten menduduki posisi pertama orang paling kaya di dunia, berdasarkan Forbes Real Time Billionaires Senin (29/6/2020) Budi Hartono mengalami peningkatan kekayaan hingga US$ 3,7 miliar atau hingga Rp 52,5 triliun (kurs: Rp 14.200) hanya dalam waktu tiga bulan.

Michael Hartono pun mengalami peningkatan kekayaan jumlah yang sama, yaitu sebesar US$ 3,7 miliar dalam waktu tiga bulan terakhir.

Beberapa orang kaya lain yang masuk di dalam daftar Forbes pun juga mengalami peningkatan nilai kekayaan meski tak begitu signifikan.

Seperti Keluarga Tahir yang kekayaannya meningkat dari US$ 4,1 miliar pada April lalu, kini sebesar US$  4,3 miliar. Chairul Tanjung yang terkenal dengan konglomerasi medianya juga mengalami peningkatan nilai kekayaan dari 3,1 miliar tiga bulan lalu, kini nilai kekayaannya sebesar US$ 3,1 miliar.

Untuk diketahui, Forbes Real Time Billionaires melacak naik turunnya jumlah kekayaan orang-orang terkaya di dunia secara harian. Melalui platfrom tersebut akan diketahui nilai kekayaan serta peringkat harian dari masing-masing individu.

Adapun nilai kekayaan tersebut dihitung berdasarkan kepemilikan saham setiap individu dalam perusahaan terbuka dan diperbarui setiap lima menit sesuai dengan pembukaan perdagangan saham.

Halaman
123
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved