Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Konflik China dan AS

Semakin Panas, Konflik China dan AS Bakal Menjadikan Asia Tenggara Sebagai Arena Pertempuran?

Terlibat konflik dengan banyak negara di Asia, kini Asia Tenggara akan menjadi arena pertempuran dengan China.

Editor: Glendi Manengal
YouTube/military news
konflik amerika serikat dan china 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terlibat konflik dengan banyak negara di Asia.

Kini Asia Tenggara akan menjadi arena pertempuran dengan China.

Seperti yang diketahui China dan AS tengah konflik karena klaim sepihak yang dilakukan Tiongkok.

Tensi antara China dan Amerika Serikat kembali memanas soal Asia Tenggara.

Pejabat kedua negara kini saling tuduh atas kegiatan mereka di Asia Tenggara.

Silang pendapat ini muncul di saat persaingan strategis antara Amerika Serikat dan China di kawasan ini kian meningkat.

Peta Laut China Selatan
Peta Laut China Selatan (Google Maps)

Dilansir dari South China Morning Post, Duta Besar China untuk Singapura Hong Xiaoyong menyampaikan serangan terbaru dengan menuduh Menteri Pertahanan AS Mark Esper telah memicu ketegangan dengan menyebut China sebagai ancaman.

Dia membuat pernyataan di The Straits Times sebagai tanggapan atas opini yang ditulis oleh Esper di koran Singapura tersebut pada minggu lalu.

Dimana Esper telah menyerukan hubungan keamanan yang lebih dekat dengan sekutu regional di Asia Tenggara di tengah tantangan yang ditimbulkan oleh Covid-19 dan Partai Komunis China.

Menurut Hong, ini adalah upaya lain untuk menjual strategi Indo-Pasifik Amerika Serikat setelah tawaran pendahulunya pada dialog di Shangri-La tahun lalu.

Dia merujuk pada KTT keamanan regional tahunan di Singapura, yang dibatalkan tahun ini karena pandemi Covid-19.

Hong menuduh menteri pertahanan AS berusaha menyebabkan gesekan antara kekuatan utama dan menambah ketegangan di wilayah tersebut.

Itu adalah babak baru dalam permainan menyalahkan antara Beijing dan Washington, ketika kedua negara berhadapan di berbagai bidang. 

Mulai dari perdagangan dan teknologi, hingga ideologi dan asal-usul virus corona hingga meningkatkan kekhawatiran adanya Perang Dingin yang baru.

Dalam opininya minggu lalu, Esper mengatakan AS akan berinvestasi lebih banyak untuk memodernisasi pasukannya di kawasan dan memperkuat pencegahan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan militer AS untuk konflik di masa depan.

Kondisi terkini laut China Selatan Kapal Perang AS dan China hanya berjarak 100 meter.
Kondisi terkini laut China Selatan Kapal Perang AS dan China hanya berjarak 100 meter. (Istimewa)
Halaman
12
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved