News
Pengemudi Mobil Tabrak Tempat Pengisian BBM hingga Roboh, Sempat Melarikan Diri Karena Takut
Kabarnya ada seorang pengemudi mobil menabrak tempat pengisian BBM, pengemudi tersebut juga sempat lari takut karena tabrak tempat pengisian BBM.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya ada seorang pengemudi mobil menabrak tempat pengisian BBM.
Bahkan pengemudi tersebut sempat lari takut karena tabrak tempat pengisian BBM.
Terkait hal tersebut, ternyata diketahui SPBU tersebut milik dari Wakil Wali Kota Solo.
• Heboh, Seorang Mahasiswa Temukan Bungkusan Berisi Peluru saat Hendak Memancing di Parit
• Pemerintah Rusia Konfirmasi, Gadis Cantik yang Tewas Kecelakaan di Bali Adalah Warga Negara Rusia
• 2 Wanita Ini Temukan Koper yang Dikira Berisi Uang, Namun saat Dibuka Mereka Malah Syok Lihat Isinya
Pengemudi mobil Daihatsu Terios AD 8558 RH berinisial H (67) diamankan polisi karena diduga melarikan diri usai menabrak dispenser bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU) 445713 Jalan Bhayangkara Solo, Jawa Tengah, Senin (22/6/2020) malam.
Polisi bahkan sudah menetapkan H sebagai tersangka penabrakan dispenser BBM SPBU yang diketahui milik Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo.
"Sudah kita tetapkan tersangka. Penetapannya kemarin," kata Kasatreskrim Polresta Solo, AKP Purbo Adjar Waskito saat dikonfirmasi di Solo, Jawa Tengah, Rabu (24/6/2020).
Purbo mengatakan kejadian penabrakan dispenser BBM SPBU terjadi ketika tersangka H mengantre BBM.
Pada saat sedang mengantre tersangka secara tidak sadar menginjak gas mobil yang dikemudikan.
"Dia (tersangka) mau maju sedikit karena antrean di depannya sudah maju.
Karena menginjak gas terlalu dalam sehingga dia banting setir ke kanan menabrak sepeda motor yang sedang antre BBM dan menabrak dispenser BBM," kata dia.
Akibat kejadian tersebut, dispenser BBM SPBU milik orang nomor dua di Kota Bengawan tersebut roboh dan menimpa sepeda motor yang berada di dekatnya.
Sedikitnya ada tiga korban luka dalam kejadian itu. Korban semua masih dirawat di rumah sakit.
Purbo menyampaikan penabrakan dispenser BBM SPBU tersebut murni karena kelalaian tersangka yang tidak bisa mengendalikan gas mobil yang dikemudikannya.
"Tersangka sempat lari karena ketakutan setelah menabrak dispenser BBM. Tapi, langsung berhasil diamankan tak jauh dari lokasi," ungkap Purbo.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian berupa mesin dispenser BBM, tiga unit sepeda motor milik korban dan mobil Terios milik tersangka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pengemudi-mobil-tabrak-tempat-pengisian-bbm.jpg)