News
Masih Ingat Pria Negeri Jiran yang Pasang Poster Cari Jodoh? Kini Akan Menikah Setelah Idul Adha
Ingat Nooraziro Abdullah, warga negeri Jiran Malaysia yang mencari jodoh dengan memasang poster di pinggir jalan?
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pasang poster mencari jodoh pria ini berhasil mendapatkan pasangannya.
Ingat Nooraziro Abdullah, warga negeri Jiran Malaysia yang mencari jodoh dengan memasang poster di pinggir jalan?
Terkait hal tersebut kini kabar bahagia datang dari pria berusia 35 tahun itu.
• Donald Trump Percaya Bahwa Pimpinan Korut Menyukainya, John Bolton: Kim Jong Un Tertawa Mendengarnya
• Kapal Kru Mancing Mania Tenggelam Dihantam Badai, 10 Orang Dievakuasi, 3 Masih Dalam Pencarian
• Anggota Nus Kei Dibacok Anak Buah John Kei Hingga Tewas, Ketua RT: John Baik Sekali Loh ke Warga
Ia mengaku telah menemukan jodohnya dan bersiap untuk melangkah ke jenjang pernikahan setelah Idul Adha tahun ini.
Dikutip dari Harian Metro, Senin (22/6/2020), Nooraziro Abdullah akan melangsungkan pernikahan dengan wanita yang ia dapatkan berkat memasang poster di pinggir jalan pada Januari 2020 lalu.
"Setelah Idul Adha saya akan menikah dengan pilihan hati saya sendiri," Nooraziro.
Nooraziro berasal dari Desa Gong Nangka, Marang, Trengganu, Malaysia.
Ketika dihubungi, Ia mengatakan bahwa dirinya telah berkencan dengan seorang gadis bernama Ibah.
Ibah, wanita berusia 33 tahun yang berasal dari Pahang, Malaysia.
Mereka telah bekencan sejak Maret 2020 lalu setelah bertemu dengan gadis itu pada akhir Januari tahun ini.
"Setelah memasang poster itu, saya berteman baik dengan lima gadis sekaligus, tetapi hanya satu dari mereka yang cocok dengan saya. Saya memutuskan untuk PDKT dan akhirnya mencintai Ibah," katanya.
Menurut Nooraziro, semua anggota keluarganya telah bertemu dengan Ibah dan mereka telah menyetujui hubungan mereka.
"Adik-adik saya semua mencintai Ibah dan mereka mengharapkan perkenalan kami sampai ke jenjang pernikahan,” ungkapnya.
Nooraziro mengungkapkan bahwa mereka seharusnya menikah pada bulan Mei lalu.
"Saya dan Ibah berencana menikah pada bulan Mei, tetapi karena adanya PSBB, sekarang tanggal pernikahan itu harus atur ulang,” ujarnya.