Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bolmong

Anggota DPRD Bolmong Febrianto Tangahu Apresiasi Langkah Bupati Yasti

Saya mengapresiasi Pemkab Bolmong terkait usulan tambang rakyat Potolo dan Monsi dijadikan WPR

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Febrianto Tangahu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Langkah Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow menjadikan WPR wilayah tambang Monsi dan Potolo diapresiasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Febrianto Tangahu.

Hal ini diungkapkan Tangahu saat menyampaikan catatan di rapat paripurna  pembicaraan tingkat satu penyampaian atas rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban, pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Bolmong tahun 2019.

“Saya mengapresiasi Pemkab Bolmong terkait usulan tambang rakyat Potolo dan Monsi dijadikan WPR,” ujar Tangahu.

Dirinya juga berharap wilayah pertambangan lainnya dapat juga diusulkan menjadi WPR.

“Jika ada izin WPR, maka tentu menguntungkan rakyat sekitar dan Pemkab Bolmong, sebab semua aktivitas sudah dilegalkan, serta bernaung dalam wadah BUMD,” ucapnya.

Aniaya Korban Gunakan Senjata Tajam, Timsus Maleo Polda Sulut Amankan 5 Pelaku

Ia juga meminta kepada Bupati Bolmong untuk menurunkan tim teknis komisi penilai amdal Kabupaten Bolmong untuk menganalisa dampak lingkungan di wilayah yang berdekatan dengan pemukiman rakyat yang rencana mau dieksploitasi PT. JRBM

Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow melalui daring online mengatakan, akan mencatat koreksi dan masukan dari sejumlah anggota DPRD Bolmong.

“Saya telah mencatat koreksi dan masukan dari sejumlah anggota DPRD,” ujar Bupati

Pelaku Pembunuhan George Floyd Dibebaskan

Sebelumnya, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow mengatakan, WPR terwujud berkat kolaborasi Pemkab Bolmong dan Pemprov Sulut.

“Kita yang ajukan WPR untuk kawasan pertambangan Potolo dan Monsi dan pak Gubernur sudah setuju,” kata dia pada sambutan dalam acara kunjungan kerja di Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong, Rabu (17/6/2020).

Olly, sebut dia, berharap agar dengan WPR tak ada lagi konflik di lokasi tambang. Dikatakan Yasti, opsi WPR lebih dipilih karena berpihak pada rakyat ketimbang WIUP. (art)

Detik-detik Wanita Meninggal Dunia Setelah Tabrak Pintu Kaca Hingga Hancur

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved