Gerhana Matahari Cincin
Minggu 21 Juni Gerhana Cincin, Berikut 9 Cara Agar Aman Melihatnya
Penampakan Gerhana Matahari Cincin pada hari Minggu tanggal 21 Juni 2020. Berikut tips atau cara melihat dengan aman.
TRIBUNMANADO.CO.ID - 21 Juni 2020 akan ada penampakan Gerhana Matahari Cincin di beberapa wilayah di Indonesia.
Kendati demikian, waktu mulai gerhana paling awal berbeda-beda bagi setiap wilayah. Sabang, Aceh, misalnya, adalah kota yang waktu mulai gerhana paling awal di Indonesia, yaitu pada pukul 13:16 WIB.
Sementara Kepanjen, Jawa Timur, merupakan kota yang waktu mulai gerhana paling akhir yaitu pada pukul 15:19 WIB.
Saat ini, masih belum diketahui apakah akan ada acara pengamatan mengingat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih berlaku di beberapa wilayah.
Namun, kamu tetap bisa melihatnya meski dari depan rumah, atau pergi ke suatu tempat sambil menjaga jarak jika di sana ternyata ramai.

Sebelum mempersiapkan keberangkatan, berikut tips aman melihat GMC melansir situs LAPAN dan beberapa sumber lain:
1. Kamera pinhole (kamera lubang jarum)
Cara membuat kamera ini terbilang cukup mudah karena menggunakan bahan-bahan sederhana. Berikut bahan-bahan yang diperlukan:
Kaleng atau kardus bekas.
Amplas.
Jarum.
Lakban.
Gunting.
Cat pylox berwarna hitam.
Almunium foil.
Setelah bahan-bahan yang dibutuhkan lengkap, pertama warnailah sisi dalam kaleng dengan warna hitam doff.
Kemudian, lubangi kaleng menggunakan bor. Amplas almunium foil hingga tipis dan tusuk dengan jarum sebelum digunakan sebagai lensa.
Tempel almunium foil dengan lakban di tubuh kaleng yang sudah dilubangi. Lakban berfungsi sebagai shutter.
Oleh karena itu, tempel sebagian saja karena lakban harus dibuka-tutup saat ingin memfoto. Proses pengambilan gambar berlangsung sekitar 30 detik.

2. Dua lembar karton
Jika membuat kamera lubang jarum dianggap sulit, kamu bisa gunakan dua lembar karton untuk melihat GMC lebih mudah.
Ambil selembar karton dan potong lubang sebesar satu inci. Tempelkan almunium foil di atas lubang tersebut.