Berita Heboh
Masih Ingat Sunda Empire? 2 Anak Pendirinya Kukuh Mengaku Bukan WNI, 3 Kali Diwawancara KBRI
Keduanya ditahan karena melanggar aturan keimigrasian Malaysia dengan membawa paspor Sunda Empire.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARATA - Pendiri Sunda Empire memiliki dua orang anak.
Dua anak ini berada di Malaysia.
Mereka ditahan pihak Imigrasi Malaysia sejak 2007 silam.
Hal ini dibenarkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur.
Keduanya ditahan karena melanggar aturan keimigrasian Malaysia dengan membawa paspor Sunda Empire yang
tidak diakui otoritas Malaysia.
Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya dari KBRI Kuala Lumpur, Agung Cahaya Sumirat saat dihubungi
mengatakan hingga kini keduanya masih berada di tahanan imigrasi Malaysia.
“Saudari. Fathia Reza (36) dan Saudari Lamira Roro (34) memang ada di tahanan Imigrasi Malaysia
sejak tahun 2007,” ujarnya, Jumat (19/6/2020).
Agung mengatakan KBRI Kuala Lumpur dan KJRI Kuching pernah mewawancarai Fathia Reza dan
Lamira Roro untuk mengklarifikasi status kewarganegaraan mereka.
Namun, mereka menolak mengaku sebagai warga negara Indonesia (WNI) dan tetap bersikukuh
mengaku sebagai warga negara Sunda Empire.
“Imigrasi Malaysia menyatakan status mereka sebagai stateless (tanpa kewarganegaraan),” ungkap Agung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/masih-ingat-sunda-empire-2-anak-pendirinya-kukuh-mengaku-bukan-wni-3-kali-diwawancara-kbri.jpg)